SuaraJogja.id - Gelombang aksi sejumlah elemen masyarakat masih terus berlangsung. Tak terkecuali aksi yang kembali diselenggarakan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Bertajuk Jogja Memanggil, aksi massa kembali dilakukan pada Selasa (27/8/2024). Berdasarkan pantauan SuaraJogja.id di lapangan pukul 11.09 WIB massa masih berkumpul di Parkiran Abu Bakar Ali (ABA).
Massa terlihat sudah mulai memasuki kawasan Malioboro pada pukul 11.30 WIB. Ratusan massa masih membawa sejumlah atribut berupa spanduk hingga poster-poster kritikan terhadap penguasa.
Pemberhentian pertama massa aksi berada tepat di depan Teras Malioboro 2. Sejumlah orang dari berbagai elemen masyarakat yang ikut turut menyampaikan kritik melalui orasi mereka.
"Turunkan Jokowi, turunkan Jokowi, turunkan Jokowi," teriak massa aksi.
Tak lama dari titik pemberhentian pertama, massa mulai bergerak ke titik selanjutnya. Rencananya massa akan bergerak menuju Gedung DPRD DIY.
Di depan Gedung DPRD DIY massa melakukan aksi teatrikal dengan membawa satu orang bertopeng babi. Mereka menutup gerbang depan DPRD DIY dengan mengunci menggunakan gembok yang sudah dibawa. Kunci gembok itu pun dibuang setelah itu.
"Hari ini kita memboikot DPR, kita tidak percaya DPR baik di Jakarta maupun di Jogja," ujar salah satu massa aksi.
Baca Juga: Marak Tambang Ilegal di DIY, DPRD: Pemda Jangan Tunggu Laporan Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta