Oleh karenanya, kini banyak pemilik warung yang memilih untuk sementara kembali ke dusun mereka daripada menginap atau membuka tempat usahanya. Mereka memilih kembali ke ladang untuk menggarap lahan meskipun kini tengah sulit air. Namun setidaknya mereka bisa mengolah tanah sekedar mempersiapkan musim tanam pada penghujan mendatang.
Dampak megathrust bagi kunjungan tersebut diakui oleh Kepala Seksi Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Gunungkidul, Aris Sugiantoro. Dia mengakui baru saja menerima informasi dari Sat Linmas Wilayah 2 Pantai Baron (Pantai Parangendog sampai Pantai Seruni) yang menyebutkan jika sejumlah warung di pantai sudah mendapatkan pembatalan kunjungan.
"Iya, ini tadi saya dapat laporan dari anggota Sat Linmas kalau sudah ada warung yang mendapat pembatalan pengunjung," kata dia.
Aris menandaskan sejauh ini memang belum banyak laporan yang masuk berkaitan dengan dampak dari prediksi gempa akibat aktivitas dari megathrust tersebut. Bahkan hingga akhir bulan agustus kemarin, realisasi penerimaan dari hasil penjualan tiket masuk ke obyek wisata sudah mencapai 83,19 persen dari target yang ditetapkan selama tahun 2024 ini.
Baca Juga: 3 Kecamatan Kehabisan Anggaran untuk Atasi Kekeringan, BPBD Gunungkidul Kucurkan Dana Tak Terduga
"Kita sudah mendapat Rp24,124 miliar dari target Rp29 miliar," ujar dia.
Kendati demikian, Dinas Pariwisata Gunungkidul tetap berusaha meminimalisir dampak dari berita gempa bumi megathrust tersebut bagi industri pariwisata di Gunungkidul. Melalui media sosial Dinas Pariwisata memberitahukan kepada pengunjung bahwa pantai Gunungkidul aman dikunjungi. Karena berdasar rilis BMKG Megatrust tidak terjadi di Gunungkidul.
Sekretaris Sar Satlinmas Wilayah 2 Pantai Baron, Surisdiyanto ketika dikonfirmasi juga membenarkan adanya sejumlah warung di pantai Gunungkidul yang menerima pembatalan jadwal pengunjung. Dia menyebut ada beberapa yang telah menginformasikan kepada dirinya berkaitan dengan pembatalan tersebut.
"Tadi ada Griyo Wono kemudian di Drini Indah itu juga ada cancel. Griyo Wono ada beberapa rombongan cancel, dan di Drini Indah hari ini mendapat 5 cancel rombongan," ungkapnya.
Suris sapaan Surisdiyanto mengakui kekhawatiran calon pengunjung yang berakibat pembatalan kunjungan karena adanya surat edaran yang justru bukan dari pemerintah Gunungkidul ataupun DIY. Justru kekhawatiran tersebut muncul dari surat edaran dari pemerintah Jawa Tengah yang menyebutkan agar warga meningkatkan kewaspadaannya karena adanya potensi gempa megatrust.
Baca Juga: PSI dan PAN Bersatu Usung Sunaryanta-Mahmud di Pilkada Gunungkidul 2024
"Tetapi itu kan sebetulnya hanya himbauan meningkatkan kewaspadaan. Bukan larangan beraktivitas," ujarnya.
Berita Terkait
-
Mengupas Kesiapan Gen Z Menghadapi AI di Dunia Kerja: Ancaman Atau Peluang?
-
Kemenpar Sambut Baik Wisatawan Korut yang Makin Banyak ke Indonesia: Kita Welcome
-
BRI Imbau Nasabah untuk Waspada dan Jaga Kerahasiaan Data Transaksi Perbankan
-
10 Pantai Eksotis di Jogja yang Wajib Masuk List Liburan Lebaran 2025
-
Liburan ke Gunungkidul? Jangan Sampai Salah Pilih Pantai! Ini Dia Daftarnya
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo