SuaraJogja.id - PNS nampaknya masih jadi profesi menjanjikan. Sebab pendaftaran CPNS di DIY diserbu peserta meski pendaftaran CPNS 2024 ditutup pada Selasa (10/9/2024).
"Sampai Senin [9/9/2024] pukul 16.00 WIB kemarin, pendaftar CPNS Pemda DIY mencapai 7.664 orang, sementara yang telah submit berjumlah 6.119 orang," papar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Amin Purwani di Yogyakarta, Selasa (10/9/2024).
Menurut Amin, minat pendaftar CPNS di Pemda DIY saat ini cukup tinggi dibandingkan kabupaten/kota di DIY. Pemda membuka 378 formasi yang terdiri dari 344 formasi umum, 8 formasi disabilitas dan 26 formasi cumlaude.
Sedangkan formasi di kabupaten/kota tidak lebih dari 150 kursi. Apalagi di Kota Yogyakarta yang hanya membuka 10 formasi.
Dari total jumlah pendaftar, jumlah pelamar paling banyak Auditor Ahli Pertama Instansi Inspektorat Pemda DIY. Dari sekitar 10 formasi, ada sekitar 400 peserta yang mendaftar untuk formasi tersebut. Sedangkan untuk formasi disabilitas di Pemda DIY, kuota CPNS sudah terisi.
"Favorit pelamar itu Auditor, formasinya juga paling banyak," jelasnya
Meski banyak peminat, lanjut Amin ada formasi yang masih kosong atau sepi peminat. Yaitu formasi jabatan Penata Laksana Barang Terampil.
Hal ini terjadi karena formasi jabatan Penata Laksana Barang Terampil membutuhkan lulusan dengan kualifikasi D-III Manajemen Aset. Sementra prodi tersebut ada dari STAN.
"Kalau dari UGM prodinya D-III nya sudah berubah menjadi Vokasi D4. Tapi masih ada pendaftaran, ditunggu saja," ujarnya.
Baca Juga: Jelang Tutup Pendaftaran CPNS, Segini Jumlah Pelamar Formasi di Kanwil Kemenkumham DIY
Amin menambahkan, meski sempat terkendala e-Meterai, saat ini pendaftaran CPNS tidak mengalami kendala yang memberatkan. BKD pun masih bisa menangani masalah yang terjadi.
Namun Amin kembali mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan. Jangan sampai peserta CPNS tergiur iming-iming dari oknum yang tidak bertanggungjawab.
"Pokoknya ikuti petunjuknya, BKD menyampaikan info bahwa semua proses dilakukan secara transparan tanpa ada perantara maupun biaya. Jangan percaya iming-iming oknum tak bertanggung jawab yang menawari bantuan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar
-
Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal
-
Ada Suara Gemuruh saat Gempa Bantul, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
HONOR Tour Hadir di Yogyakarta, Sasar Kebutuhan Teknologi Pelajar dan Mahasiswa