Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Selasa, 08 Oktober 2024 | 12:11 WIB
Polisi tengah mengevakuasi kakek di Patuk yang terbakar hidup-hidup ketika membersihkan ladang, Senin (7/10/2024). [Kontributor/Julianto]

"Malam ini kita olah kejadian perkara," ungkapnya. 

Wasdiyanto menambahkan korban telah di Identifikasi meninggal dunia akibat luka bakar oleh pihak Puskesmas. Menurut para saksi dan melihat lokasi kejadian, korban meninggal dunia akibat terkepung oleh api dan serta asap yang tebal dikarenakan pada waktu yang bersamaan menurut para warga Angin berhembus kencang.

Dengan tempat kejadian atau medan yg berbentuk terasering mengakibatkan korban terbatas dalam menjauhi kobaran Api maupun Asap. Dari hasil pemeriksaan dokter dari puskesmas Patuk 1 dan inafis polres gunungkidul korban meninggal murni karena luka bakar 90 % yang di derita.

Kontributor : Julianto

Baca Juga: 10 Kapanewon di Gunungkidul Masuk Zona Merah Kerawanan Pilkada 2024, Mana Saja?

Load More