Ke depan, ia ingin memastikan ketersediaan air di wilayah Sleman bagian barat yang notabene adalah sebagai wilayah pangan.
"Kami, pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa, jika terpilih akan berjuang keras untuk memastikan ketersediaan air. Pada prinsipnya, petani di Kabupaten Sleman tidak boleh waswas terhadap hasil panen," ujar Harda.
Lebih lanjut, Harda menyampaikan, pembangunan atau pemeliharaan selokan itu memang penting, tetapi jangan sampai petani dikorbankan. Harus ada solusi yang pas, bukan hanya menutup, tetapi tidak ada solusi.
Komitmen Harda-Danang perihal petani tercermin juga dari program prioritas yang diusung. Satu di antaranya adalah program Garansi Pertanian yang mengatur asuransi pertanian. Program itu melindugi para petani dari gagal panen.
"Kami pun akan memperketat alih fungsi lahan pertanian untuk menjaga luasan area pertanian di Kabupaten Sleman," tegas Harda Kiswaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural