SuaraJogja.id - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Yogyakarta optimis bahwa target kunjungan wisata mencapai 9 juta orang akan tercapai hingga akhir 2024.
Kepala Dispar Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, dalam pernyataannya pada Kamis di Yogyakarta, mengungkapkan bahwa hingga akhir September 2024, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Gudeg hampir mencapai 8 juta orang.
"Kami berharap pada akhir tahun 2024, kunjungan wisatawan bisa mencapai 9 juta," kata Wahyu, Kamis (17/10/2024).
Wahyu juga menambahkan bahwa saat ini rata-rata lama tinggal wisatawan atau length of stay (LoS) di Kota Jogja masih berada di angka 1,75 hari dengan pengeluaran rata-rata sekitar Rp2,2 juta per kunjungan.
Untuk meningkatkan durasi kunjungan wisatawan, Dispar Yogyakarta memperbanyak atraksi wisata di 25 kampung wisata yang tersebar di seluruh kota. Wahyu percaya bahwa setiap kampung wisata memiliki potensi besar untuk dieksplorasi oleh wisatawan.
"Setiap kampung wisata menawarkan berbagai aktivitas, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan, hingga keunikan lainnya yang menjadi ciri khas masing-masing," jelas Wahyu.
Beberapa kampung wisata di Jogja juga telah meraih prestasi, seperti Kampung Wisata Purbayan yang meraih posisi kedua sebagai Desa Berkembang Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2023, serta Kampung Wisata Cokrodiningratan yang berhasil masuk dalam 100 besar ADWI 2024.
Ketua Kampung Wisata Pakualaman, Arif, menyatakan bahwa paket wisata yang mereka tawarkan mengangkat tema sejarah dan budaya dengan konsep "The Old of Pakualaman" dan "The New of Pakualaman."
Dengan bekerja sama dengan beberapa hotel di kawasan Pakualaman, kampung wisata ini menawarkan pengalaman unik melalui konsep 'storytelling' yang dikemas dalam paket wisata.
Baca Juga: Tak Kuat Menanjak, Bus Wisata Terperosok Parit Sedalam 3 Meter di Jalan Patuk-Dlingo
"Kami berharap kampung wisata ini dapat memberikan dampak positif, baik secara ekonomi maupun bagi masyarakat lokal," tambah Arif.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun