SuaraJogja.id - Kustini Sri Purnomo ingin meningkatkan kolaborasi dengan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya alam agar tepat sasaran meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan calon bupati nomor urut satu tersebut merespon pertanyaan yang diajukan calon bupati nomor urut 2 mengenai pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam di Sleman yang melimpah.
Dalam paparannya, Kustini mengaku akan konsisten melanjutkan program yang sudah dijalankannya ketika memimpin Sleman terkait pengelolaan sumber daya alam di Sleman.
Diantaranya kolaborasi dengan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya alam yang ada, melalui pemberdayaan desa wisata berbasis alam hingga mendorong pelatihan kepada pelaku UMKM di Sleman.
"Program kami tidak hanya fokus dalam pembangunan tapi juga memastikan keberlanjutan untuk kesejahteraan masyarakat lewat pemberdayaan desa wisata berbasis alam dikelola bersama guna meningkatkan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
"Selain itu juga kami fasilitasi pelatihan para pelaku umkm agar makin berdaya dan tangguh," imbuhnya.
Lebih lanjut, Kustini menyebut dengan pengelolaan sumber daya alam lewat kolaborasi bisa ikut memeratakan perekonomian di wilayah Sleman.
"Kalau kolaborasi ini bisa dijalankan dengan baik salah satunya dengan pemberdayaan desa wisata berbasis alam, harapannya bisa turut memeratakan perekonomian masyarakat baik di Sleman barat maupun timur," tukasnya.
Baca Juga: Janji Gandeng LSM dan NGO, Endah Subekti Curi Perhatian di Debat Cabup Gunungkidul
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin
-
Cerita Mahasiswi UNY Minta Tolong Damkar Buka Tumbler yang Macet
-
Daycare Little Aresha Dicoret-coret, Dua Motor Disiram Cat Hitam, Satpol PP Disiagakan Jaga Lokasi
-
Wali Kota Yogyakarta Identifikasi Belasan Daycare Layak untuk Relokasi Korban Little Aresha
-
Pencuri Bilah Gamelan di FIB UGM Ditangkap, Sudah Beraksi di ISI dan Dijual ke Tukang Rongskok