SuaraJogja.id - Polresta Sleman mengungkapkan perkembangan terkini kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Lapas Cebongan. Diketahui sudah ada satu tersangka berinisial MRP itu yang telah ditahan per 8 Agustus 2024 lalu.
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian mengungkap modus yang dilakukan tersangka. Usut punya usut, yang bersangkutan tidak hanya melakukan pungli tetapi juga ancaman hingga pemukulan kepada sejumlah tahanan.
"Modus yang dilakukan, melakukan pengancaman, melakukan pemukulan, meminta uang," kata Adrian saat rilis kasus di Mapolresta Sleman, Rabu (20/11/2024).
Tersangka inisial MRP sendiri diketahui merupakan ASN dari Lapas Cebongan. Polisi pun telah melakukan pemeriksaan sebanyak 53 orang saksi dan 1 saksi ahli pidana.
"Jadi waktu pelaku melakukan kegiatan tersebut, pelaku memiliki jabatan sebagai Kepala Satuan Pengamanan Lapas [KPLP] di Lapas Kelas II Cebongan," tandasnya.
Terkait berapa orang narapidana yang menjadi korban, Adrian mengaku pihaknya cukup kesulitan mendapatkan data pasti. Pasalnya aksi yang dilakukan tersangka sudah dilakukan selama kurang lebih satu tahun dari November 2022 hingga Desember 2023.
Kewenangan sebagai yang dimiliki oleh tersangka itu yang kemudian dimanfaatkan untuk melakukan aksi pungli hingga penganiayaan di lapas itu.
"Dalam kurun setahun narapidana ada yang pindah, keluar, yang berhasil kita mintai keterangan 53 orang tadi," ucapnya.
"Dia memiliki kewenangan. Jadi dengan menjabat kepala satuan pengamanan ya dengan kewenangan itu dia memanfaatkan upaya-upaya ini," imbuhnya.
Baca Juga: Viral Mahasiswi Sleman Disekap, Faktanya? Polisi Ungkap Hasil Mengejutkan
Atas aksinya tersangka MRP dijerat dengan Pasal 12 huruf e uu 20 tahun 2001, tentang perubahan atas undang-undang 21 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru