SuaraJogja.id - Media sosial digemparkan dengan informasi penyekapan seorang mahasiswi di Sleman. Saat ini polisi masih mendalami kebenaran peristiwa tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian menuturkan jajarannya telah melakukan penelusuran terkait informasi tersebut. Termasuk mencari keberadaan korban untuk melakukan klarifikasi.
Adrian belum bisa memastikan peristiwa yang disebut penyekapan itu benar atau tidak. Namun ketika dicari, mahasiswi yang disebut sebagai korban ternyata ditemukan berada di indekostnya sendiri.
"Ini anggota lagi menjumpai yang bersangkutan lagi menanyakan cerita yang sebenarnya seperti apa," kata Adrian saat dihubungi, Selasa (19/11/2024).
Berdasarkan informasi sementara yang didapatkan, Adrian bilang mahasiswi tersebut sempat dijemput oleh seorang perempuan pada hari Minggu (17/11/2024). Kemudian tadi sudah diantarakan pulang ke kosnya di daerah Maguwoharjo.
Saat didatangi untuk dimintai keterangan, disampaikan Adrian, mahasiswi yang dikabarkan disekap tersebut justru malah kaget.
"Waktu kita datang ke sana mbaknya kaget, 'enggak kok, saya ada di sini' begitu," ucapnya.
Terkait unggahan di media sosial, mahasiswi itu menyebut dilakukan oleh temannya tanpa seizin dia. Saat ini polisi pun masih menggali informasi tersebut untuk memastikan semuanya.
"Ini lagi juga kita panggil kawannya, kita kumpulin di kosannya maksudnya biar informasinya ini akurat," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural