SuaraJogja.id - Fenomena judi online (judol) di kalangan mahasiswa semakin mengkhawatirkan. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro bahkan menyampaikan sekitar 960.000 pelajar dan mahasiswa di Indonesia terlibat judol.
Kondisi ini pun membuat kampus-kampus di Yogyakarta berpikir keras untuk mengantisipasi masalah judol di kalangan mahasiswa mereka. Sebut saja Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang kini mulai menyediakan layanan konsultasi bagi mahasiswa yang terlibat dalam judol melalui Lembaga Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa (LPKA). Di tempat ini, UMY memberikan konseling psikologis dengan ruang pribadi yang dijamin kerahasiaannya.
"Layanan ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari seribu mahasiswa setiap tahun, yang menunjukkan bahwa masalah kecanduan judi online semakin banyak dilaporkan," papar Wakil Rektor Bidang Akademik UMY, Sukamta di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (22/11/2024).
Menurut Guru Besar Fakultas Teknik ini, layanan konsultasi dibuka bagi mahasiswa hingga malam hari. Kebijakan ini diberlakukan untuk mengantisipasi mahasiswa yang mungkin merasa malu untuk berkonsultasi di siang hari.
Baca Juga: Timses Pede Heroe-Pena Menang Pilkada Yogyakarta, Target 40 Persen Suara Terkunci
Dari evaluasi yang dilakukan kampus, sekitar 90 persen mahasiswa yang mendapatkan pendampingan di LPKA merasa terbantu. Mereka akhirnya juga lebih siap menghadapi masalah mereka.
"Kita beri pendampingan dan bantuan agar mahasiswa lepas dari judi online," jelasnya.
Hal senada dilakukan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang mengambil langkah-langkah preventif dan kuratif untuk mengatasi masalah judol. Diantaranya melalui pendekatan edukasi yang berbasis pada literasi keuangan, pengawasan internet, serta layanan konseling psikologis dan agama.
"Kami harapkan mahasiswa dapat terhindar dari jebakan judi online dan fokus pada pengembangan diri. Upaya-upaya ini tidak hanya mendukung mahasiswa dalam menghadapi tantangan, tetapi juga membantu mereka untuk menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi dunia profesional," ujar dia.
Sosialisasi bahaya judol diberikan kepada mahasiswa baru melalui program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Dalam program ini, mahasiswa diberikan pemahaman mendalam mengenai dampak negatif judol dan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak.
Baca Juga: Akibat Gaya Hidup FOMO, Mahasiswa Paling Banyak Terjebak Pinjol
UAD juga secara konsisten mengadakan seminar dan workshop tentang literasi keuangan setiap tahunnya. Hal ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai risiko judi online yang sering dipromosikan di dunia maya.
Berita Terkait
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Viral Polisi Suruh Pendemo Tolak UU TNI Cap Jari dan Foto, Publik Murka: Mereka Penjahat?
-
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswi Ini Skakmat Annisa Mahesa: Diskusi Baik-baik Mau Didengar?
-
Pendaftaran UTBK Ditutup, Peserta Diminta Cek Kembali Lokasi Ujian dan Syarat Pembayaran
-
Aksi Tolak UU TNI di Jakarta Berakhir Ricuh
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan