SuaraJogja.id - Pedagang es teh bernama Sunhaji mendadak viral setelah videonya ketika dihardik ulama kondang Gus Miftah tersebar di media sosial.
Pedagang es teh asal Magelang tersebut mendapat perhatian besar dari publik tanah air. Tak sedikit diantaranya menaruh simpati hingga secara kolektif bergerak memberikan santunan kepada pria yang sehari-hari menjajakan es teh di acara pengajian tersebut.
Satu diantara santunan yang digerakkan oleh pengurus Masjid Nurul Ashri Deresan, Sleman.
Mengutip dari unggahan di akun Instagramnya, pengurus Masjid Nurul Ashri Deresan berhasil menghimpun dana dari masyarakat hingga Rp300 juta.
Dalam video yang dibagikan, tampak salah seorang pengurus dari Masjid Nurul Ashri Deresan menyerahkan amplop yang berisi uang santunan dari masyarakat langsung kepada Sunhaji.
Tak hanya santunan berupa uang, Masjid Nurul Ashri pun kembali menghimpun santunan untuk membangunkan rumah bagi Sunhaji.
"Masjid akan memberikan rumah untuk bapak pedagang es viral," tulisnya.
Sebelum ini, Sunhaji juga diganjar hadiah oleh ustaz Fahrurrazi. Pendakwah yang pernah lama tinggal di Magelang itu diajak untuk umroh pada Ramadhan tahun 2025 mendatang.
"Ini dia Pak Sun, penjual es teh yang sangat sabar ketika mendapatkan hinaan. Hanya diam, dan tetap berdiri berjualan," tulis Ustadz Fakhrurrazi di akun medsosnya.
Baca Juga: Video Viral Siswa Tak Bisa Hitung Picu Kaji Ulang UN, Mendikdasmen Soroti Literasi Pendidikan
"kami Insya Allah akan memberikan umroh kepada beliau pada Ramadhan 2025 mendatang," imbuhnya.
Sementara itu, semenjak viral dan jadi sorotan, Gus Miftah menghampiri kediaman Sunhaji.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Miftah yang merupakan pejabat utusan presiden minta maaf atas sikap dan tutur katanya yang dianggap kelewat batas dan tak pantas.
Terlihat dalam video yang dibagikan akun Instagram @depok24jam pada Kamis (4/12/2024), terlihat Gus Miftah merangkul Sunhaji dan berucap maaf.
Di video lainnya, Gus Miftah menyebut atas tindakannya yang dianggap tak pantas sudah mendapat teguran dari Seskab.
"Saya minta maaf atas kekhilafan saya atas candaan saya yang dianggap tak pantas. Saya juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan. Saya juga sudah ditegur oleh bapak Seskab," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM