SuaraJogja.id - Sebuah video penangkapan sejumlah remaja yang disebut klitih ramai di media sosial. Dalam video yang diunggah dalam akun instagram @merapi_uncover tersebut nampak beberapa remaja tak berkutik ketika banyak warga yang mengepung mereka sembari mencaci maki dan ada yang memukulinya.
"@merapi_uncover Breaking News 13:31 Lapor min klitih kecekel warga, masuk kampung neng jl girisekar panggang Gunungkidul, Pase di jalan JJLS.. Bawa Sajam min terus di cekel," demikian tulisan yang menyertai unggahan tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan penangkapan sejumlah remaja itu bermula dari gesekan atau tawuran dua rombongan pemotor yang hendak berwisata ke Pantai. Mereka melintas jalur Jalan Jalur Lingkar Selatan (JJLS), wilayah Kapanewon Tanjungsari Minggu (16/11/2024) sekitar pukul 11.00 WIB
"Dua kelompok remaja ini berpapasan di JJLS," tutur Kapolsek Saptosari, AKP Suyanto.
Warga yang melihat kejadian berusaha mengejar melerai dan mengejar pelaku sampai di Kapanewon Saptosari. Warga akhirnya berhasil mengamankan 7 remaja di beberapa tempat salah satunya di ruas Kalurahan Girisekar Kapanewon Panggang. Mereka kemudian diserahkan ke Mapolsek Saptosari.
Suyanto mengatakan, gesekan antar dua kelompok pemuda itu terjadi di wilayah Kapanewon Tanjungsari, tepatnya setelah masuk Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) JJLS. Didiuga korban diserang oleh sekelompok pemuda yang saat itu kebetulan berpapasan.
"Atas kejadian tersebut satu orang remaja warga Karangtengah, Wonosari, dilaporkan terluka parah di bagian wajah, diduga luka karena benda tumpul," terangnya.
Oleh temannya, korban akan dibawa mencari rumah sakit dan bertemu dengan petugas Polsek Saptosari. Saat ini remaja itu ada di RSUD Saptosari, untuk mendapatkan perawatan tim medis.
"Belum diketahui pemicu kejadian ini, namun saat ini 7 remaja yang masih berstatus sebagai pelajar diamankan untuk kita mintai keterangan," imbuhnya.
Baca Juga: Serapan Pupuk Subsidi di Gunungkidul Masih Rendah, Kemarau Jadi Biang Kerok
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan mencari tahu lebih lanjut terkait pelaku yang mungkin terlibat dalam tawuran tersebut dengan mengecek CCTV di beberapa tempat.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Jumlah Nelayan Meninggal Saat Melaut Semakin Banyak, DKP Sebut Tak Ada yang Tercover Asuransi
-
Perahu Terbalik Digulung Ombak, Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Pantai Watulumbung Gunungkidul
-
Peneliti UGM Sebut Temuan Gua di Gunungkidul Tak Bahayakan JJLS
-
Pemancing yang Jatuh Saat Ambil Ikan Tersangkut Tebing di Gunungkidul Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu