Skeptisnya Zuly terhadap mahasiswa Papua saat melihat nasib Timor Leste saat ini. Ia tidak terlalu yakin, bahkan sebagian aktivis dan Mahasiswa Papua perlu belajar dari Timor Leste, di mana kini banyak warga Timor Leste yang pindah kewarganegaraan menjadi WNI.
Oleh karena itu, demonstrasi adalah sesuatu yang wajar karena merupakan bagian dari menyalurkan pendapat. Tetapi melakukan demonstrasi dengan cara kekerasan itu tidak perlu terjadi
"Seperti kata Gus Dur, silahkan berdemonstrasi, silahkan Anda mengibarkan bendera tetapi menuntut Papua merdeka merupakan bagian yang tidak bisa kami tolelir," kata dia.
Ketika orang mengatakan terjadi pelanggaran HAM terhadap warga Papua, terjadi penembakan terhadap warga Papua maka perlu dipertanyakan kembali. Karena ada warga non Papua dan aparat keamanan yang juga menjadi korban kekerasan.
Baca Juga: Demo Free West Papua di Jogja Berakhir Ricuh, Sultan HB X Sampaikan Hal Penting Ini
"Lalu apakah itu juga bukan pelanggaran HAM?" kata Zuly.
Agar tidak terulang lagi demonstrasi yang anarkis, maka pemerintah harus menempuh multitrack. Dia menilai ada dialog di tempat yang netral, jikapun di luar negeri maka harus di negara yang netral bukan di Australia ataupun Belanda yang punya kedekatan dengan Papua yang selama ini bertindak anarkis.
"Perlu dilakukan dialog dengan menghadirkan mediator pihak ketiga agar dialog bisa berjalan dengan baik," tambahnya.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Soroti Aksi Mahasiswa Papua di Jogja Berujung Ricuh, Gus Hilmy: Masyarakat Jengah
Berita Terkait
-
Teror terhadap Media: Alarm Keras bagi Kebebasan Pers di Indonesia
-
Represi Aparat dan Hilangnya Ruang Demokrasi: Akankah Sejarah Berulang?
-
Demokrasi Tanpa Kebebasan Pers: Mungkinkah?
-
Satgas Damai Cartenz Periksa 3 Personel TNI Terkait Dugaan Penjualan Senjata Api ke TNPB-OPM
-
RUU TNI Disahkan, Masyarakat Sipil Bisa Apa?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo