SuaraJogja.id - Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (nataru), KAI Bandara melakukan sejumlah antisipasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah penumpang KA Bandara di Yogyakarta International Airport (YIA).
Salah satunya dengan menambah frekuensi perjalanan di Yogyakarta. Rute-rute utama menuju bandara akan ditambah frekuensi perjalanan. Kalau pada hari biasa ada 46 perjalanan ke Stasiun Yogyakarta-YIA dan sebaliknya, maka selama libur Nataru menjadi 50 perjalanan KA Bandara.
"Selama libur nataru kami tambah empat tambahan perjalanan KA Bandara di Jogja," ujar Corporate Communications KAI Bandara, Sosiawan Surbakti dikutip Jumat (13/12/2024).
Penambahan frekuensi perjalanan KA Bandara, menurut Sosiawan akan diberlakukan mulai 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Tambahan jadwal dari Stasiun Yogyakarta-YIA untuk pukul 05.15 WIB dan 20.15 WIB. Sedangkan dari YIA-Stasiun Yogyakarta, tambahan perjalanan diberlakukan pukul 06.35 WIB dan 21.00 WIB.
Selain itu, KAI Bandara juga melakukan penguatan fasilitas keamanan dan kenyamanan. Diantaranya melalui peningkatan pengawasan di stasiun-stasiun keberangkatan dan kedatangan.
"Kami juga melakukan penyempurnaan fasilitas untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang," ujarnya.
Sosiawan menambahkan, koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan seperti dengan Kementerian Perhubungan. Hal ini terkait Ramp Check atau pemeriksaan laik jalan untuk memastikan layanan KAI Bandara beroperasi secara maksimal. Promo khusus juga disediakan selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025.
"Kami berharap kesiapan ini dapat memberikan layanan yang lebih baik dan memastikan bahwa seluruh penumpang KAI Bandara dapat merayakan liburan Nataru dengan aman, nyaman, dan tepat waktu," ungkap dia.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Jelang Nataru, Kebutuhan BBM di Jogja Naik 5,6 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan