SuaraJogja.id - Kanit Laka Satlantas Polresta Sleman AKP Mulyanto memastikan tidak melanjutkan pencarian terhadap pengemudi yang terlibat tabrak lari di Jalan Kemiri, Wonorejo, Hargobinangun, Pakem. Hal ini setelah pihak keluarga menerima dan memilih merawat secara mandiri kedua korban.
"Ya karena memang tidak perlu perawatan, tidak perlu pembiayaan terkait hal itu dan keluarga menghendaki untuk selesai, kami tidak terbitkan LP sehingga henti untuk penyelidikannya," ungkap Mulyanto saat dihubungi, Senin (16/12/2024).
Disampaikan Mulyanto, kedua lansia hanya menjalani rawat jalan saja. Keduanya pun sudah dinyatakan tidak menderita luka berat akibat kecelakaan itu.
"Jadi sudah pulang, korbannya luka ringan rawat jalan sehingga tidak perlu perawatan lebih, putra-putra menerima sehingga kami selesaikan maksudnya kami tidak lakukan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.
Kendati demikian, Mulyanto berharap ada itikad baik dari pengemudi mobil terkait peristiwa itu. Walaupun memang korban sudah dilakukan perawatan secara mandiri.
"Pada intinya enggak ada salahnya kalau mengimbau ya namanya, maksudnya gini, orang yang terlibat kecelakaan kewajibannya apa itu yang harus dilaksanakan salah satunya adalah menolong korban melaporkan kejadian bukan meninggalkan tempat kejadian," tandasnya.
Mulyanto pun turut berpesan kepada para pengemudi kendaraan bermotor untuk lebih berhati-hati. Terlebih saat musim liburan sekaligus musim hujan sekarang.
"Harapan kami ya tentu lebih berhati-hati dan selalu mematuhi aturan berlalu lintas. Perhatikan kondisi kesehatan diri termasuk kesehatan kendaraan," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan tabrak lari melibatkan sepasang lansia terjadi di Jalan Kemiri, Wonorejo, Hargobinangun, Pakem. Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Baca Juga: Polresta Sleman Limpahkan Berkas Penyidikan Kasus Politik Uang Pilkada di Sendangmulyo ke Kejaksaan
Kapolsek Pakem AKP Samiyono memuturkan kecelakaan itu terjadi pada Minggu (15/12/2024) kemarin. Peristiwa bermula saat sepasang lansia yakni Tukidjo (71) dan Eny Muslimah (63) tengah mengendarai sepeda motor Honda Revo AB 5543 E dari arah timur ke barat.
Kemudian saat melintasi lokasi kejadian tepatnya di sisi timur Jembatan Sungai Boyong. Melaju terduga pelaku dengan menggunakan mobil yang belum diketahui identitasnya.
"Sesampainya di TKP dan jarak sudah terlalu dekat sehingga kedua kendaraan saling berbenturan kemudian motor oleng dan terperosok. Mobil meninggalkan TKP kecelakaan, sehingga terjadilah laka lantas tabrak lari tersebut," kata Samiyono, saat dikonfirmasi, Senin (16/12/2024).
Akibat terkena benturan tersebut, kedua korban langsung terperosok ke bawah jembatan. Sedangkan mobil tetap melaju ke arah timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
Terkini
-
Bukan Penyerangan, Polresta Yogyakarta Ungkap Kronologi Keributan di Asrama Mahasiswa Papua
-
Rayakan Paskah dengan Berbagi, BRI Salurkan Bantuan ke Berbagai Wilayah
-
Tanpa Bukti Aliran Dana ke Terdakwa, JCW Pertanyakan Konstruksi Perkara Sri Purnomo
-
Perempuan Nasabah PNM Mekaar di Bandung Barat Kembangkan Usaha lewat Sinergi Ultra Mikro BRI
-
Duh! Mahasiswa Asal Jambi Jadi Korban Pengeroyokan Sajam di Jalan Godean, Polisi Buru Pelaku