SuaraJogja.id - PSIM Yogyakarta kembali memuncaki papan klasemen Liga 2 usai meraih poin penuh saat menjamu Persipa Pati pada Minggu sore (15/12/2024) di Stadion Mandala Krida.
Gol cepat yang dicetak oleh Muammar Khadafi pada menit kelima menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan tersebut.
Cuaca hujan deras ikut mengawali pertandingan sore tadi. Kondisi ini bertahan sampai akhir, meski hujan agak mereda pada babak kedua.
Seto Nurdiantoro mengaku bersyukur atas kemenangan ini. Menurutnya, kemenangan ini sangat penting bagi PSIM Yogyakarta.
“Yang pertama, kemenangan kami syukuri. Artinya, ini kemenangan penting buat kami. Hasil yang positif. Artinya, tetap untuk bisa mengamankan diri untuk delapan besarnya,” ungkapnya seperti dikutip dari laman klub.
Dirinya melanjutkan, “Sangat berarti buat kami, walaupun dari sisi permainan mungkin tidak optimal. Tapi apapun itu, yang paling penting, kami mengamankan tiga poin.”
Kondisi hujan deras cukup berpengaruh terhadap permainan para penggawa Laskar Mataram di lapangan.
“Cuaca mungkin sedikit berpengaruh terhadap kami, menjadi sedikit permasalahan. Aliran bola yang mungkin menyulitkan pemain,” ujar Seto.
Meskipun demikian, Seto tetap mengapresiasi para pemain atas kerja kerasnya di lapangan untuk memenangkan pertandingan.
Baca Juga: Seto Nurdiyantoro Puji Performa PSIM usai Cukur Nusantara United 5-0, Tapi...
“Tapi apapun itu, saya apresiasi buat pemain. Dengan segala situasinya sebelum pertandingan, mereka menunjukkan permainan untuk memenangkan pertandingan. Beban pasti ada, tapi mereka bisa lawan,” tuturnya.
Dengan hasil ini, pelatih berusia lima puluh tahun tersebut memiliki beberapa catatan atas permainan anak asuhnya.
“Di babak pertama ataupun babak kedua, kami ada beberapa peluang tapi tidak maksimal. Ini menjadikan catatan juga. Harapannya ke depan, apa yang menjadi evaluasi akan kita benahi. Walaupun di babak pertama ada beberapa momen yang mungkin di posisi pemain masih kurang sreg, tapi apapun itu yang penting tiga poin,” jelas Seto.
Di sisi lain, Sunni Hizbullah yang bermain sebagai kapten pada hari ini mempersembahkan kemenangan atas Persipa Pati untuk para suporter PSIM Yogyakarta.
“Kami dari pemain sangat bersyukur untuk hasil kemenangan ini. Tiga poin ini sangat penting,” ungkap Sunni.
Dirinya menutup, “Yang selanjutnya, saya berterima kasih sekali untuk semua suporter yang datang di stadion maupun yang mendukung dari rumah. Ini kami persembahkan untuk semua suporter, pencinta PSIM Jogja.”
Berita Terkait
-
Banyak Peluang Terbuang saat Dijamu Persijap, Seto Nurdiyantoro Soroti Lini Serang PSIM
-
PSIM Yogyakarta Bersua Persijap Jepara Sore Ini, Seto Siapkan Misi Balas Dendam
-
Kejar Bhayangkara FC, PSIM Jogja Targetkan Poin Penuh Lawan Persijap
-
Seto Nurdiyantoro Puji Performa PSIM usai Cukur Nusantara United 5-0, Tapi...
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar