SuaraJogja.id - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengungkapkan perkembangan terkini mengenai Bandara IKN. Targetnya pembangunan bandara di IKN sudah akan selesai pada Januari 2025 nanti.
Hal itu disampaikan Basuki kepada wartawan saat ditemui di UGM, Kamis (19/12/2024). Sedangkan untuk operasional bandara IKN, dia bilang masih akan diupayakan bisa segera dilakukan usai pembangunan selesai.
"Nanti akhir Januari sudah selesai semua [Bandara IKN]. Februari [operasional] kami sedang mau mengirim surat ke Pak Menteri Perhubungan untuk bisa dioperasikan secara penuh," kata Basuki.
Selain itu, ada pula sejumlah rumah ibadah yang masih terus berprogres pembangunannya. Salah satu yang terdekat untuk diselesaikan yakni masjid negara.
Baca Juga: Tunggu Kesiapan Pemerintah Indonesia, Rusia Siap Bangun Teknologi Nuklir di IKN
Pembangunan masjid negara di IKN itu ditargetkan selesai pada Idul Fitri 2025 mendatang. Sementara untuk rumah ibadah lain masih dalam proses lelang.
"Yang baru kita bangun sekarang masjid-nya untuk menjadi masjid negara. Jadi mudah-mudahan nanti Idul Fitri [2025] bisa kita pakai. [Rumah ibadah lain] sedang dalam proses pelelangan," tandasnya.
"Ada macam-macam [rumah ibadah], ada kuil, ada gereja, vihara, pura, nanti kompleks itu," imbuhnya.
Mengenai investasi, Basuki mengungkap saat ini tersisa sebesar Rp58 triliun. Dana investasi itu khusus yang berasal dari pihak swasta.
Namun tidak menutup kemungkinan, nilai investasi itu masih akan bertambah lagi.
Baca Juga: Tak Hanya Mengelola Tambang, Muhammadiyah Siap Buka Amal Usaha di IKN
"Ini kalau investasi swasta sekarang tinggal Rp58 triliun, nanti kalau Januari ada groundbreaking lagi, ada sekitar lima lagi itu ada Rp6,5 triliun lagi, rencananya, kami sedang usul kepada bapak presiden untuk bisa dilakukan groundbreaking oleh beliau," ungkapnya.
Sementara untuk kepindahan Presiden ke IKN, ditegaskan Basuki, baru akan dilakukan pada 2028 mendatang.
"Kan disampaikan Pak Menteri PU, [presiden pindah IKN] tanggal 17 Agustus 2028. Jadi sekarang saya akan mulai membangun yang yudisial dengan legislatif dulu," kata dia.
Berita Terkait
-
Guru Besar UGM Dipecat buntut Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
-
Mengenal Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil, Utang Pembangunannya Dibongkar Dedi Mulyadi
-
Puncak Kunjungan di Pantai Ancol Diprediksi Terjadi Akhir Pekan Ini
-
Persiapan Balik Mudik, Cek Harga Tiket Kereta Bandara Sekarang!
-
Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan