SuaraJogja.id - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 membawa berkah besar bagi sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul. Jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah ini jauh melampaui target yang ditetapkan sebelumnya. Destinasi wisata baru yang dibangun oleh investor menjadi magnet utama yang menarik perhatian para wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana, mengungkapkan bahwa dari tanggal 21 hingga 31 Desember 2024, tercatat sebanyak 151.095 wisatawan berkunjung ke Gunungkidul. Angka ini jauh melampaui target awal sebanyak 100.000 orang.
"Target kami hanya 100 ribu orang. Namun hingga 31 Desember pukul 18.00 WIB, jumlah wisatawan sudah mencapai 151.095 orang, dan itu belum termasuk yang masuk setelahnya," ungkap Oneng, Rabu (1/1/2025).
Dari sisi pendapatan asli daerah (PAD), jumlah penjualan tiket selama libur ini mencapai Rp1,4 miliar, lebih tinggi dari target awal sebesar Rp1,08 miliar. Hal ini memang jauh dari perkiraan sebelumnya mengingat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Hingga hari pertama tahun 2025, wisatawan masih memadati berbagai destinasi wisata di Gunungkidul. Keberhasilan ini memberikan optimisme bahwa sektor pariwisata Gunungkidul akan terus berkembang, terutama dengan sinergi antara pemerintah dan investor dalam membangun objek-objek wisata yang menarik dan berdaya saing.
Dengan beragam destinasi yang terus bertambah, Gunungkidul semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Yogyakarta dan Indonesia.
"Jadi tahun 2024 ini, jumlah pengunjungnya mencapai 3.060.010 pengunjung dengan total pendapatan Rp33,1 Miliar. Target kita hanya Rp29 miliar," tambahnya.
Objek Wisata Baru Jadi Primadona
Oneng menambahkan bahwa puncak kunjungan wisatawan terjadi pada 29 Desember 2024, dengan jumlah pengunjung mencapai 22.493 orang. Salah satu faktor utama meningkatnya jumlah wisatawan adalah keberadaan objek wisata baru yang dibangun oleh investor.
Baca Juga: 245 Warga Gunungkidul Diduga Terjangkit Chikungunya, Dinkes Lakukan Fogging dan Investigasi
"Kami bersyukur, ternyata objek-objek wisata yang dibangun oleh investor mampu menjadi daya tarik baru bagi wisatawan," ujar Oneng.
Hal senada disampaikan Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Gunungkidul, Aris Sugiyanto. Menurutnya, objek wisata baru yang dibangun oleh investor memberikan kontribusi signifikan terhadap lonjakan kunjungan wisatawan.
Aris mencontohkan dua objek wisata baru yang menjadi favorit wisatawan, yakni Drinipark dan Obelix Sea, yang berlokasi dekat dengan Bukit Paralayang.
"Liburan kali ini paling banyak wisatawan datang ke Pantai Drini dan kompleks Obelix Sea," kata Aris.
Meskipun belum ada data pasti jumlah pengunjung di kedua lokasi tersebut, pantauan menunjukkan bahwa tiket masuk dari akses menuju objek wisata ini memberikan kontribusi terbesar.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen
-
Rayakan HUT Ke-81 RI Lebih Hemat dengan Ragam Promo Spesial dari BRI
-
Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA