SuaraJogja.id - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengukuhkan 772 PNS untuk jabatan Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Daerah DIY di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (03/1/2025). Dalam kesempatan tersebut, Sultan membentuk dua dinas baru dan melantik kadinas untuk memimpin di dinas terkait. Perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), secara inheren memerlukan penyesuaian terhadap Rencana Strategis (Renstra) yang selaras dengan RPJMD DIY Tahun 2022-2027.
Yang pertama Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMK2PS) DIY yang dikepalai mantu Sultan, yakni Kanjeng Pangeran Harya (KPH) Yudanegara. Sebelumnya Yudanegara menjabat sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah DIY.
Sedangkan dinas baru lainnya yakni Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda DIY. Dinas ini dipimpin Faishol Muslim yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Standarisasi dan Penjaminan Mutu Banda Pendidikan dan Pelatihan DIY.
"Penyesuaian ini merupakan langkah wajib, untuk memastikan bahwa Renstra tetap adaptif dengan kebutuhan serta tujuan organisasi yang baru," papar Sri Sultan HB X dalam sambutannya.
Menurut Sri Sultan HB X, merger beberapa bagian dari Biro Tata Pemerintahan dan Biro Pemberdayaan Masyarakat menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMK2PS) merupakan langkah strategis untuk memperkuat misi Reformasi Kalurahan. Merger ini sekaligus memperkuat upaya holistik, yang berakar pada sinergi dua pilar utama, yakni reformasi birokrasi dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan pendekatan ini, maka Dinas PMK2PS diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu mendorong penguatan kapasitas kalurahan dengan pemberdayaan masyarakat sebagai ujung tombaknya.
"Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan pemerintah daerah. Selain itu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien, layanan publik yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pencapaian hasil nyata bagi masyarakat bisa tercapai," ungkapnya.
Selain dua dinas baru, sejumlah pejabat juga dilantik. Yakni Danang Setiyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah DIY, kini ditugaskan sebagai Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah DIY.
Imam Pratanadhi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY, kini dipercaya untuk memimpin Dinas Pariwisata DIY. Yudi Ismono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan Sekretariat Daerah DIY, kini ditugaskan sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY.
Baca Juga: BNNP DIY Tes Urine Supir Bus Saat Nataru, Satu Orang Positif Benzodiazephine
Lilik Andi Aryanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Tatalaksana Biro Organisasi Sekretariat Daerah DIY, kini dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DIY.
Selain itu Rosdiana Puji Lestari yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY, kini dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah DIY.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Duh! Calon Jemaah Haji Sleman Batal Berangkat, Faktor Kesehatan hingga Kehamilan Jadi Penyebab
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi dan Womenpreneur Bazaar
-
Investasi Bodong di Jogja Terbongkar: 8 WNA Mengaku Miliarder, Padahal Cuma Kelola Warung Kecil
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja