SuaraJogja.id - Pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, jalan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan sempat dibuka fungsional selama kurang lebih dua pekan. Ratusan ribu kendaraan tercatat melewati jalur tersebut saat dioperasikan secara fungsional.
Direktur Teknik PT Jasa Marga Jogja Solo Pristi Wahyono menuturkan tak ada kendala yang berarti selama ruas tol Jogja-Solo tersebut dioperasionalkan secara fungsional. Termasuk tidak ada kecelakaan alias zero accident selama jalur itu dibuka untuk masyarakat.
"Masyarakat yang mudik maupun yang berkendara melalui tol Jogja ruas Klaten-Prambanan lebih dari 250 ribu ya alhamdulillah tidak ada halangan, satupun tidak ada kecelakaan, zero accident," kata Pristi, Rabu (15/1/2025).
Berdasarkan data dari PT JMJ, tercatat total ada 266.824 kendaraan yang masuk sedangkan kendaraan keluar tercatat hingga 253.943 kendaraan. Angka itu didapatkan sejak 20 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.
Pihaknya berharap langkah baik itu bisa diteruskan untuk operasional berikutnya. Termasuk saat sudah diresmikan dan dibuka secara optimal dalam beberapa waktu mendatang.
Sehingga dapat membantu mengoptimalkan distribusi lalu lintas selama periode libur yang akan datang. Termasuk mendukung kelancaran arus kendaraan masyarakat yang mungkin hendak mudik atau sekadar berekreasi saja.
Apalagi Yogyakarta masih menjadi salah satu daerah tujuan masyarakat untuk berwisata maupun mudik. Hal itu yang masih menjadi daya tarik.
"Dari dulu DIY menjadi daya tarik orang datang ke DIY cukup tinggi kan gitu ya, bukan hanya lebaran, libur yang long weekend itu aja luar biasa macetnya tahu sendiri kan," tuturnya.
"Sehingga itu lah yang dikhawatirkan kita supaya kita kan memberikan pelayanan yang sebaik mungkin, jasa marga bisa bermanfaat bagi masyarakat secara luas," imbuhnya.
Baca Juga: Tol Jogja-Solo Dikebut, Target Fungsional Lebaran 2025
Direncanakan peresmian jalan Tol ruas Klaten-Prambanan tersebut bakal dilakukan sebelum Lebaran 2025.
"Insya Allah Lebaran ini sudah kita resmi, operasi secara resmi ya, Lebaran, sebelum Lebaran mungkin ya sudah bisa kita operasional resmi (tol ruas segmen Klaten-Prambanan)," ungkapnya.
Peresmian segmen itu nantinya akan membuat operasional dapat dilakuakn secara maksimal 24 jam. Sebab saat dibuka secara fungsional ruas segmen Klaten-Prambanan itu hanya beroperasi selama 12 jam saja.
"Supaya ya ada progres lah, karena kalau hanya fungsional terus kan juga masyarakat banyak yang belum puas karena hanya 12 jam, kalau operasi kan sudah full, mudah-mudahan bisa lebih optimal melayani masyarakat," tandasnya.
Apabila ruas tersebut bisa diresmikan sebelum Lebaran, dia menilai akan sangat membantu untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Terkhusus bagi kendaraan yang hendak masuk ke Yogyakarta maupun sebaliknya.
Sehingga pengendara bisa masuk dan keluar via Gerbang Tol (GT) Prambanan selama 24 jam. Dengan begitu kendaraan yang keluar dan masuk ke ruas Tol Jogja-Solo tidak hanya terpusat pada GT Klaten saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Soal Perbup Hibah Pariwisata, Saksi: Wewenang di Bupati Selaku Kepala Daerah
-
Harapan Baru dari Perbukitan Menoreh, Petani Patihombo Mantap Kembangkan Kopi Arabika
-
Populasi Elang Jawa Terancam Punah, Habitat yang Berkurang Drastis Jadi Penyebab
-
Heboh Mbak Rara Pawang Hujan Ditegur Abdi Dalem Saat Labuhan Parangkusumo, Ini Respon Keraton Jogja
-
Sidang Hibah Pariwisata, Saksi Ungkap WA Raudi Akmal dan Arahan Sukseskan Pilkada