SuaraJogja.id - Humas Proyek Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 1 Paket 1.2 PT Adhi Karya, Agung Murhandjanto optimis saat Lebaran 2025 nanti Yogyakarta sudah memiliki jalan tol. Hal ini menyusul progres pengerjaan yang masih terus dikebut.
Tak hanya memiliki dari segi konstruksi saja, Agung bilang jalan bebas hambatan itu bahkan ditargetkan sudah beroperasi secara fungsional. Saat ini diketahui pengecoran atau rigid pavement Tol Jogja-Solo Seksi 1 Paket 1.2 Klaten-Purwomartani telah sampai di area Selomartani, Kalasan.
"Betul, betul pokoknya insyaAllah Lebaran [2025] kita Jogja sudah punya tol [difungsionalkan]," kata Agung, kepada awak media, Rabu (1/1/2025).
"Optimis [2025] kami sampai Tirtomartani, sampai Bayen itu kita kejar. Fungsional sampai Bayen itu," imbuhnya
Diungkapkan Agung, progres pembangunan Tol Jogja-Solo ruas Klaten-Purwomartani sudah melebihi target. Tercatat hingga 25 Desember 2024 progres sudah menembus angka 80 persen.
Konstruksi yang sudah selesai dikerjakan pada ruas tersebut yakni penggarapan zona 1.2 A, seluruh Box Culvert, Box Jalan maupun Jembatan. Proyek pembangunan itu sudah terealisasi sepenuhnya.
Sedangkan di zona 1.2 B, dari total 63 target pengerjaan Box Culvert, Box Jalan dan Jembatan ada sebanyak 54 item pekerjaan sudah digarap. Dia yakin proses penggarapan bakal berjalan lebih cepat.
"Insyaallah [lebih cepat], lebih kita kebut," ucapnya.
Sementara untuk pengecoran jalan di ruas Klaten-Purwomartani telah masuk wilayah Sleman tepatnya di Selomartani, Kalasan. Ruas tersebut diketahui dibangun dengan konstruksi at grade atau timbunan.
Baca Juga: Konstruksi Makam Baru Mbah Celeng Capai 80 Persen, Rencana Relokasi Pertengahan 2025
"Iya, [konstruksi] timbunan, sudah mulai ada sebagian sudah di-rigid. Sudah, sudah masuk Sleman, sampai Selomartani," tandasnya.
Berita Terkait
-
Konstruksi Makam Baru Mbah Celeng Capai 80 Persen, Rencana Relokasi Pertengahan 2025
-
Sukses Lampaui Target sebelum Nataru, Retribusi Pariwisata Gunungkidul 2024 Capai Rp31 Miliar
-
Tak Ada Target Kunjungan di Libur Nataru, Pengelola Museum Benteng Vredeburg Harap Wisatawan Teredukasi
-
Penyelidikan Kasus TKD Sampang Gedangsari Dilanjutkan, Perusahaan Pemilik Ijin Terancam jadi Tersangka
-
Makam Mbah Celeng Terdampak Tol Jogja-Solo Segera Dipindah, Tunggu Restu Kraton
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!