SuaraJogja.id - Memasuki libur natal dan tahun baru (Nataru) 2025, gelombang wisatawan menyerbu sejumlah obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul. Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mencatat ada sebanyak 35.351 wisatawan berlibur ke Gunungkidul sejak Sabtu (21/12/2024) lalu.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan momen libur Nataru ini memang menjadi berkah bagi industri pariwisata di Gunungkidul. Karena bersamaan dengan liburan tengah semester anak sekolah.
"Sehingga jumlah wisatawan ke Gunungkidul menunjukkan peningkatan sejak Sabtu lalu," ujarnya, Selasa (24/12/2024).
Pihaknya mencatat pada Sabtu (21/12/ 2024) lalu ada 9.358 orang yang berlibur ke Gunungkidul. Kemudian Minggu (22/12/2024) melonjak 90 persen lebih karena jumlah pengunjung mencapai 17.250 orang. Dan hari Senin (23/12/ 2024) kemarin ada sedikit penurunan dibanding hari Sabtu yaitu sebanyak 8.743 orang.
Windu menambahkan kepadatan wisatawan diprediksi bakal mulai terjadi hari Rabu (25/12/2024) esok. Gelombang wisatawan bakal terus meningkat hingga tanggal 1 Januari 2025 mendatang. Pihaknya menargetkan ada 100 ribu wisatawan yang berlibur mulai dari 25 Desember 2024 sampai 1 Januari 2025 nanti.
"Kami proyeksikan pendapatan sebesar Rp 1,8 miliar selama Nataru ini," kata dia.
Tahun 2024 ini memang menjadi berkah bagi Dinas Pariwisata Gunungkidul. Karena mereka telah melampaui target yang ditetapkan di awal tahun. Di mana awalnya target pendapatan retribusi sektor pariwisata sebesar Rp27 miliar selama 2024.
Namun, target tersebut sudah berhasil mereka lampaui sejak tanggal 18 November 2024 lalu. Dan hingga hari Senin (23/12/2024) lalu, jumlah retribusi mereka sudah mencapai 107,76 persen. Di mana jumlah retribusi yang mereka kumpulkan sudah mencapai Rp 31,25 miliar.
"Kami terus tingkatkan sarana prasarana dan layanan sehingga kami berharap jumlah wisatawan semakin meningkat," tambahnya.
Baca Juga: Pengusaha Kuliner Pantai Bantul Diminta Kelola Sampah Mandiri, Antisipasi Lonjakan Wisatawan
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dispar Gunungkidul, Priyanta menambahkan, munculnya obyek-obyek wisata baru di Gunungkidul memang membawa dampak positif bagi jumlah kunjungan wisatawan. Karena obyek-obyek wisata terutama yang dibangun investor menambah daya tarik wisatawan.
Untuk menyambut tahun baru ini, sejumlah pertunjukkan bakal ditampilkan terutama malam tahun baru. Setidaknya ada 7 lokasi yang bakal menampilkan pertunjukkan pada malam tahun baru baik yang diselenggarakan pengelola obyek wisata atau pemerintah.
"Beberapa obyek wisata buatan dan hotel yang menyelenggarakan pesta malam tahun baru. Tapi kalau kita, kita pusatkan di Alun-alun Pemda," ungkapnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar