SuaraJogja.id - Bagi pecinta musik elektronik di Yogyakarta, nama Metzdub pasti tak asing. Produser musik elektronik yang dikenal melalui karyanya Dubyouth bersama Heru Shaggydog ini akhirnya akhirnya mengeluarkan single solo terbarunya berjudul Prachodayat.
Tak main-main, lagu yang menandai evolusinya baik secara musikal maupun pribadi menggandeng vokalis band asal Yogyakarta, Stars and Rabbit, Elda Suryani. Single baru yang terinspirasi dari mantra Gayatri kuno ini dilantunkan Elda dalam bahasa Jawa Kuno, Sansekerta bersama sejumlah anak-anak.
"Sebenarnya [pembuatan single] ini sudah cukup lama, sejak tahun lalu, tepatnya sejak bulan Maret [2024]. Konsepnya adalah mengambil suara-suara dari Kota Jogja," papar Metzdub dalam rilis single di Yogyakarta, Sabtu (01/2/2025) malam.
Bukan tanpa sebab Metzdub mengambil kebisingan Yogyakarta yang membesarkan namanya ini dalam musik Deep House-nya tersebut. Berbagai persoalan di kota yang kerap terlupakan seperti masalah sampah yang berkepanjangan, polusi, kemacetan dan lainnya coba dia suarakan lewat musiknya.
Melalui suara-suara yang banyak ditemukannya di sejumlah lokasi di Yogyakarta seperti suara bus, suara air, suara drum dari pengamen angklung jalanan, suara tong sampah yang dipukul hingga suara gasing dan lonceng andong di Malioboro, dia mencoba menjadikan hal-hal yang sering terlupakan dan tak manfaat tersebut untuk menggugah ambience dan akhirnya kesadaran baru akan arti kebermanfaatan.
"Aku ingin menunjukkan bahwa hal-hal yang tampak tidak bermanfaat, jika dimanfaatkan dengan baik, bisa memiliki makna bagi banyak orang. Misalnya, di Jogja ada banyak komunitas seni. Jika mereka melihat sampah plastik, mungkin bisa memanfaatkannya menjadi patung atau karya seni lainnya," tandasnya.
Metzdub mengaku, lirik dan melodi sepenuhnya diserahkan kepada Elda yang menggabungkan bahasa Inggris dengan tambahan mantra dalam bahasa Sansekerta. Sedangkan dia lebih fokus pada desain suara. Liriknya sendir
Melalui Prachodayat, keduanya mengajak pendengar untuk merenungkan makna hidup yang sesungguhnya. Mantra Gayatri yang dilantunkan oleh Elda memiliki makna yang sangat mendalam, yakni menghubungkan manusia dengan energi kosmik yang melampaui batasan ruang dan waktu.
Mantra itu menyimbolkan pemurnian kesadaran, pencarian kebijaksanaan. Juga menjadi petunjuk untuk mencapai pencerahan spiritual. Lagu itu juga menawarkan eksplorasi mendalam tentang refleksi diri, pencerahan spiritual, dan semangat kota Yogyakarta.
"Ini tentang menemukan cahaya dalam kegelapan dan menghargai hal-hal baik, bahkan ketika keadaan sulit," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul