SuaraJogja.id - Seorang pria berinisial SM (44) ditangkap kepolisian Polsek Depok Barat. Hal ini menyusul aksi pelecehan seksual berupa pamer kelamin yang dia lakukan di musala kampus Fisip UPN Veteran Yogyakarta.
Kapolsek Depok Barat, AKP Andika Arya Pratama, menuturkan penangkapan itu bermula dari laporan pihak keamanan kampus tentang adanya seseorang yang diamankan oleh mahasiswa serta satpam kampus setelah diduga melakukan tindakan asusila kepada seorang mahasiswi yang terjadi pada akhir tahun 2024 lalu.
"Dari keterangan korban maupun saksi, diduga pelaku telah melakukan tindakan asusila dihadapan korban saat sedang salat di musala," kata Andika saat dikonfirmasi, Senin (3/3/2025).
Disampaikan Andika, kejadian pelecehan seksual oleh pelaku itu dialami korban sebanyak dua kali. Pertama pada September 2024 lalu kemudian November 2024.
Aksi itu dilakukan pelaku dengan tiduran tengkurap di atas karpet musala Gedung Agus Salim Kampus II Fakultas Fisip UPN Veteran Yogyakarta.
"Pelaku kemudian menggerak-gerakan bagian pantat dan menggesek-gesekan bagian kemaluan di karpet musala tersebut," ucapnya.
Andika bilang, pada kejadian yang kedua, korban sempat mengambil video saat pelaku melakukan aksinya tersebut. Berbekal rekaman video tersebut, saksi dapat mengenali ciri-ciri pelaku.
Kemudian baru pada hari Kamis (27/2/2025) kemarin pelaku terlihat kembali berada di dalam kampus II Fakultas Fisip UPN Veteran Yogyakarta. Saksi pun kemudian mengikuti pelaku dan kemudian mengamankan pelaku.
"Setelah dimintai keterangan, pelaku mengakuinya dan setiap melakukan tindakan asusila tersebut, pelaku sampai mengeluarkan sperma," tuturnya.
Baca Juga: Predator Seksual Berkedok Alumni Beraksi di Kampus UPN Veteran Yogyakarta
Sementara itu, Sub Koordinator Humas dan Kerjasama UPN Veteran Yogyakarta, Panji Dwi Ashrianto bilang pelaku pelecehan seksual itu sudah ditangkap pada 27 Februari 2025 kemarin.
"Kejadian tersebut [pelecehan seksual di UPN Veteran Yogyakarta] benar adanya," kata Panji saat dikonfirmasi, Senin (3/3/2025).
Disampaikan Panji, pelaku bukan merupakan mahasiswa dari UPN. Melainkan orang asing dari luar kampus yang kebetulan berada di sekitar area kampus.
"Iya [orang luar kampus] menurut keterangan bukan [mahasiswa UPN]. Sudah cukup berusia, sempat mengaku alumni salah satu prodi di UPN," ujarnya.
Terkait korban, Panji mengatakan sejauh ini hanya ada satu yang sudah melapor. Pendampingan bakal diberikan kepada korban terkait kasus pelecehan seksual ini.
"Sejauh ini kalau yang melapor baru satu [korban]. Terkait pendampingan kami masih menunggu laporan resmi korban ke PPKS di level universitas," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya