Pemda DIY memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di DIY bisa cair. Meski hinga saat ini pengumuman secara resmi dari pemerintah pusat belum turun, Pemda DIY sudah menyisihkan dana dari APBD sebesar Rp 1,3 Triliun untuk THR tahun ini.
"Kalau totalnya setahun sekitar Rp 1,3 triliun untuk seluruh pegawai di DIY ada sebelas ribu sekian," papar Sekda DIY, Beny Suharsono di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (05/3/2025).
Anggaran sebesar Rp 1,3 Triliun, menurut Beny sengaja disisihkan dari pos yang tidak terdampak efisiensi anggaran. Anggaran yang digunakan untuk membayar gaji dan THR bersumber dari APBD dan Dana Alokasi Umum (DAU).
Sebab Pemda DIY menyangka THR bagi ASN pada tahun ini ditunda. Apalagi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati belum juga menyampaikan kebijakan pencairan THR karena masih menunggu Presiden Prabowo Subianto yang akan mengumumkannya sendiri.
"Kami membayangkan dengan efisiensi THR akan tertahan," ujarnya.
Beny menambahkan, dari pengalamanan sebelumnya THR dibayarkan pada seminggu sebelum hari raya. Namun Pemda masih menunggu kebijakan pusat karena pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pencairan THR ASN tiga minggu sebelum Lebaran.
Hal ini merupakan kebijakan percepatan pencairan THR untuk ASN. Percepatan itu diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas makroekonomi dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi pada Triwulan pertama 2025.
"Sekarang dikuatkan oleh bu menteri [keuangan], tunjangan hari raya tetap diberikan. Kami akan mengikuti itu, kita lagi efisiensi, efisiensi itu pengertian saya hal-hal yang tidak efisien. Kalau sudah efisien tidak diefisiensi contohnya gaji," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Tunggu Aturan THR Ojol, Disnaker DIY Siapkan Posko Aduan Lebaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin