SuaraJogja.id - Pertamina Patra Niaga menyalurkan 5.244.055 tabung elpiji 3 kilogram (kg) tambahan ke wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama Ramadan hingga setelah Idulfitri 1446 Hijriah.
Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Taufiq Kurniawan dalam keterangannya mengatakan penambahan pasokan secara bertahap tersebut untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat jelang hari raya.
"Pertamina telah menyalurkan tambahan tabung tersebut melalui pangkalan-pangkalan elpiji resmi Pertamina dan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah," kata dia Selasa (25/3/2025).
Taufiq menuturkan dari total tambahan tabung mencapai 5.244.055 unit tersebut terdiri atas 570.243 tabung untuk wilayah DIY dan 4.673.813 tabung untuk wilayah Jawa Tengah.
"Jumlah tersebut setara dengan 15.000 metrik ton atau 300 persen dari penyaluran normal harian," ujar dia.
Dengan tambahan pasokan tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan stok elpiji 3 kg di wilayah Jateng dan DIY dalam kondisi aman dan mencukupi selama Ramadan hingga Lebaran 2025.
Menurut dia, penyaluran dilakukan secara bertahap demi menjaga kestabilan pasokan dan mencegah kelangkaan di tingkat konsumen.
Taufiq mengimbau masyarakat golongan mampu untuk beralih menggunakan elpiji non-subsidi seperti Bright Gas, agar program subsidi dari pemerintah tepat sasaran.
Pertamina sendiri menyediakan elpiji non-subsidi yaitu Bright Gas, dengan dua varian ukuran yaitu Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.
Baca Juga: Tak Perlu Ribet, Zakat Kini Bisa Dilakukan Langsung dari Aplikasi BRImo
Taufiq mengajak masyarakat untuk membeli elpiji 3 kg hanya di pangkalan resmi, agar mendapat harga sesuai ketetapan pemerintah.
"Harga eceran tertinggi (HET) paling murah Rp18.000. Pangkalan resmi terdekat kini juga bisa ditemukan dengan mudah melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id," tuturnya.
Bantul Ajukan Tambahan Kuota Elpiji
Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul mengajukan tambahan kuota elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram sebanyak 105.720 tabung hadapi permintaan konsumen selama libur Lebaran 2025.
"Untuk antisipasi lonjakan permintaan elpiji menghadapi Idul Fitri 1446 Hijriah, kami mengajukan penambahan kuota fakultatif ke Pertamina sebanyak 105.720 tabung," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Fenty Yusdayati di Bantul, Selasa.
Menurut dia, tambahan kuota fakultatif elpiji 'melon' tersebut untuk menyuplai kebutuhan konsumen selama libur Lebaran melalui agen Pertamina maupun pangkalan-pangkalan elpiji yang tersebar di seluruh 17 kecamatan se-Bantul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru