Data dari Kepolisian dan berbagai pihak menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku adalah anak di bawah umur, dengan motif yang beragam, mulai dari pembuktian diri hingga pengaruh lingkungan.
Mantan Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan, pernah mengungkapkan bahwa banyak remaja terlibat kejahatan jalanan karena kurangnya perhatian dan pengawasan dari orang tua.
Mereka mencari pengakuan dari teman sebaya dan terlibat dalam kelompok yang memberikan rasa identitas.
Selain itu, kurangnya ruang terbuka publik yang ramah remaja di Kota Yogyakarta juga menjadi faktor. Remaja membutuhkan aktivitas positif seperti olahraga, seni, dan budaya untuk menyalurkan energi mereka.
Dari data yang dihimpun, Polres Bantul melaporkan bahwa dari Januari hingga Maret 2023, terdapat 10 laporan kejahatan jalanan dengan 40 pelaku diamankan, 31 di antaranya adalah anak-anak.
Selain itu, Polda DIY mencatat bahwa selama Januari-Februari 2023, terdapat 52 laporan kejahatan jalanan, dengan 42 kasus melibatkan anak-anak dan remaja sebagai pelaku. Dari jumlah tersebut, 26 kasus berhasil dicegah sebelum terjadi tindakan pidana.
Dalam sebuah kasus di Kota Yogyakarta, 22 remaja diamankan, 16 di antaranya masih di bawah umur, terkait dengan aksi kekerasan yang menyebabkan seorang korban berusia 15 tahun mengalami luka-luka.
Maka dari itu ada sejumlah langkah penanggulangan yang bisa dilakukan.
1. Orang Tua
Baca Juga: Diduga Menyalip Sembarangan, Pemuda Asal Gunungkidul Terluka Parah di Sleman
Pertama, menerapkan jam malam bagi anak-anak, membatasi aktivitas di luar rumah hingga pukul 22.00 WIB.
Selanjutnnya, meningkatkan komunikasi dan perhatian terhadap aktivitas anak.
Mengikuti program "Ibu Memanggil" yang digagas oleh Polda DIY, di mana orang tua diimbau untuk menghubungi anaknya sebanyak 10 kali jika belum pulang, dan jika tidak ada respons, segera berkoordinasi dengan pihak berwenang.
2. Sekolah
Pertama bisa, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang positif untuk menyalurkan energi remaja.
Bekerja sama dengan orang tua dan pihak berwenang dalam memantau perilaku siswa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja