"Ini jaringan distribusi baru, jaringan pemasaran baru. Jadi nanti dari koperasi oleh koperasi untuk koperasi. Karena Pak Presiden selalu sampaikan jaringan koperasi nasional. Jadi semua hasil desa itu enggak usah khawatir soal pemasarannya," tegasnya.
Kerja sama lintas kementerian ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan desa wisata yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.
Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, kata Budi Arie program ini juga didorong agar mampu mendukung ketahanan pangan dan produksi dalam negeri.
"Tadi Bu Menteri juga udah sampaikan ini soal ketahanan pangannya, karena kita mau semuanya dihasilkan dari dalam negeri sendiri. Jadi kalau bisa tadi kambing ini ekspor. Kita punya potensi yang luar biasa, ayam, telur kita enggak boleh impor, kalau bisa kita swasembada," ujar dia.
Seperti diketahui, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah inisiatif pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dan mengurangi kemiskinan melalui pembentukan koperasi di seluruh desa di Indonesia.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan menyediakan akses permodalan yang lebih sehat dan berkeadilan, serta memutus ketergantungan pada pinjaman online, tengkulak, dan rentenir yang selama ini membebani masyarakat desa.
Koperasi Desa Merah Putih memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memperkuat ekonomi lokal.
Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, pengelolaan yang profesional, dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah.
Pemerintah perlu memastikan bahwa setiap koperasi didirikan berdasarkan studi kelayakan yang matang dan dilengkapi dengan pelatihan serta pendampingan yang memadai untuk pengurus koperasi.
Baca Juga: BUKP Kulonprogo Krisis, Nasabah Panik Tarik Dana, Pemda DIY Janjikan Solusi Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu