Namun hingga pagi hari, proses pemadaman masih berlangsung.
Berdasarkan pantauan SuaraJogja.id di lokasi, pemadaman masih terus berlangsung hingga pukul 08.46 WIB. Sejumlah mobil pemadam kebakaran masih terus berdatangan ke lokasi.
"Benar di situ kejadian kebakaran tapi penyebabnya belum bisa diketahui dan jumlah kerugian juga belum bisa diketahui, untuk sampai sekarang belum padam masih proses pemadaman," ujarnya.
Yuliyanto bilang pabrik yang terbakar diketahui merupakan pabrik garmen yang bergerak di bidang produksi konveksi.
Di dalamnya terdapat banyak bahan mudah terbakar seperti kain, hasil produksi jadi, hingga peralatan kantor.
"ya yang di dalam itu selain mesin juga hasil produksi dan ada barang-barang kantor, instalasi listrik juga banyak kemungkinan, namun demikian masih dalam proses pemadaman dan kemungkinan nanti nunggu proses pemadaman untuk penyebabnya dan kerugian masih dikaji," ungkapnya.
Saat ditanya dari mana api pertama kali muncul, Kapolsek mengaku belum mengetahui secara pasti.
"Belum tahu, datang kemari sudah kebakar," imbuhnya.
Ia memperkirakan sekitar 65 hingga 70 persen bangunan pabrik telah hangus terbakar.
Baca Juga: Pabrik Garmen di Sleman Ludes Terbakar, 13 Armada Pemadam Dikerahkan
"Bukan kosong, masih produksi namun malam hari tidak ada karyawan, ada satpam petugas keamanan," tandasnya
Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
"Tidak ada, sampai saat ini belum ada korban jiwa," tegasnya.
Hingga kini pihak berwenang masih terus melakukan upaya pemadaman, serta penyelidikan. Hal itu dilakukan agar tidak api tak merembet ke bangunan-bangunan lainnya.
Meski tak ada korban jiwa jumlah taksiran kerugian masih dihitung dan belum diketahui seberapa banyak kerugian yang dialami pemilik garmen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi