"Jumlah nelayan dan kapal di PPP Sadeng sangat memadai. Jadi memang tepat jika kawasan ini dijadikan lokasi Kampung Nelayan Merah Putih," ujar dia.
Kesejahteraan nelayan di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Meskipun DIY memiliki potensi sumber daya laut yang cukup melimpah, khususnya di kawasan seperti PPP Sadeng Gunungkidul, namun realitanya banyak nelayan yang belum benar-benar sejahtera.
Secara umum, kehidupan nelayan di pesisir selatan DIY masih tergolong rentan. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian.
Penghasilan yang diperoleh sangat bergantung pada cuaca dan musim.
Saat gelombang tinggi atau cuaca buruk, nelayan tidak bisa melaut dan otomatis tidak mendapatkan penghasilan.
Situasi ini membuat ekonomi mereka tidak stabil dari waktu ke waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik, APBN Masih Kuat Menahan Tekanan
-
Tak Perlu Bingung Cari Parkir di Kota Jogja, Wisatawan Kini Bisa Cek Secara Real-Time Lewat HP
-
BRI Ramadan 1447 Hijriah Salurkan 279.541 Sembako, 5.500 Paket Sekolah, 8.500 Anak Yatim
-
7 Titik Macet Jalur Jakarta - Jogja via Selatan Saat Mudik Lebaran 2026
-
Perkuat Usulan Pahlawan Nasional, Buku Sultan HB II Pembela Tradisi dan Kekuasaan Jawa Diluncurkan