SuaraJogja.id - Polisi menduga kelelahan menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan maut yang melibatkan Christiano Pengarapenta Pengidahen Tarigan (CPP), pengemudi mobil BMW yang menabrak Argo Ericko Achfandi di Jalan Palagan, Sleman, pada Sabtu (24/5/2025) dini hari lalu.
Hal itu diperkuat dari keterangan yang diterima polisi usai memeriksa tersangka.
Berdasarkan keterangan itu diketahui Christiano telah melakukan serangkaian aktivitas sejak pagi sebelum terlibat kecelakaan.
Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo mengungkapkan bahwa Christiano memiliki jadwal yang padat pada hari kejadian.
"Memang dimungkinkan ya, yang bersangkutan ini lelah. Karena aktivitas yang bersangkutan ini dari pagi sampai malam itu full," kata Edy kepada wartawan dikutip Kamis (29/5/2025).
Dipaparkan Edy, Christiano memulai harinya sejak pukul 07.00 WIB dengan mengikuti kelas kuliah hingga sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah itu, ia melanjutkan kegiatan dengan bersepeda.
Tak berhenti sampai di situ, Christiano juga sempat bermain olahraga padel atau sejenis olahraga raket yang populer belakangan ini.
Usai padel, ia kembali mengikuti kelas pada sore hari.
"Setelah itu jam 20.00 WIB dia biliar, setelah itu bermain di tempat kos temennya, kemudian jam 23.30 WIB dia baru kembali ke kontrakan," ujar dia.
Baca Juga: Viral Soal Plat Nomor BMW yang Berbeda, Polisi Pastikan Ada yang Mengganti
Polisi bilang bahwa Christiano baru keluar dari kontrakannya sekitar pukul 00.40 WIB dini hari.
Namun Edy tak menjelaskan tujuan Christiano pergi keluar pada jam tersebut.
Nahas tak lama berselang, kecelakaan terjadi pada sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Palagan, Ngaglik, Sleman.
"Saya tidak tahu kemana, dia menyampaikan dia keluar jalan," tandasnya.
Edy menyebut dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), keterangan saksi dan bukti-bukti yang ada keterangan saksi, Christiano disebut kurang berkonsentrasi saat berkendara.
"Ya, jadi yang keterangannya, ini analisis dari kita ya. Bahwa satu yang pertama tadi, pelanggaran dia dari hasil keterangan dan kita [periksa] saksi yang lainnya, dia [Christiano] satu kurang konsentrasi," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Polresta Sleman Selidiki Teror Order Fiktif Ambulans dan Damkar, Nomor Pelaku Terdeteksi di Sumut
-
Ada Bahasa Isyarat di Balik Harumnya Tembakau, Kisah Perjuangan Difabel Menembus Dinding Stigma
-
Libur Lebaran Maju ke Maret, Kunjungan Wisatawan Sleman Triwulan I 2026 Melonjak
-
Bukan Romantisme Modern, Ciuman Ternyata Warisan Evolusi 21 Juta Tahun yang Dilakukan Nenek Moyang
-
OJK DIY Tegaskan Teror Order Pinjol Fiktif Ambulans Masuk Unsur Penipuan, Minta Korban Lapor Polisi