Ia juga mengajak seluruh kader PAN untuk mendukung penuh program Satgas Koperasi Merah Putih, inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto, sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan distribusi pangan nasional.
"Selamat mengikuti pelatihan bela negara. Semoga kegiatan ini menumbuhkan semangat pengabdian dan cinta tanah air," pungkas Zulkifli Hasan.
Secara umum, pendidikan dan pelatihan (diklat) yang mencakup wawasan kebangsaan dan bela negara bertujuan memperkuat integritas, nasionalisme, dan komitmen pelayanan publik.
Sejauh ini, untuk anggota DPRD maupun kepala daerah, kegiatan semacam ini penting sebagai pembentukan nilai dan panduan moral dalam pengambilan keputusan kebijakan publik.
Beberapa dampak positif yang dapat dicatat:
1. Meningkatkan kesadaran kebangsaan
Diklat mampu memperkuat rasa cinta tanah air, semangat gotong royong, serta komitmen pada konstitusi dan nilai Pancasila.
2. Menumbuhkan sikap kepemimpinan berintegritas
Materi bela negara sering kali menyentuh aspek tanggung jawab, keteladanan, dan etika pelayanan.
Baca Juga: Pemkab segera Luncurkan Program Pemberdayaan Difabel, Anggota Dewan Sleman Harapkan Hal Ini
3. Mengasah kepekaan sosial
Wawasan kebangsaan membantu anggota dewan memahami keragaman masyarakat dan kebutuhan sosial di lingkungan masing-masing.
Namun, tantangan utamanya adalah pada konsistensi implementasi nilai-nilai itu dalam tugas keseharian.
Jika hanya berhenti pada level seremonial atau formalitas pelatihan, maka dampaknya bisa sangat minim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Tiga Pakar Ungkap Kejanggalan Dasar Hukum Kerugian Negara dalam Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
BRI Gelar Buka Puasa Bersama Pemred Media, Perkuat Kolaborasi Dukung Jurnalisme Berkualitas
-
Stok BBM Nasional Disebut Hanya 20 Hari, Pertamina Pastikan Pasokan di DIY Aman Jelang Lebaran
-
Tol Jogja-Solo Ruas Prambanan-Purwomartani Fungsional Mulai 16 Maret, Simak Skemanya
-
Catat! Ini Daftar Titik Rawan Longsor dan Pohon Tumbang saat Mudik ke Yogyakarta