Sementara Plh Sekda DIY, Tri Saktiyana mengungkapkan, selain delapan sapi dari Presiden, Gubernur dan Wakil Gubernur DIY juga berkurban sembilan sapi pada Idul Adha kali imi.
Hewan-hewan kurban itu juga diserahkan ke masjid-masjid di lima kabupaten/kota di DIY selain masjid Keraton Yogyakarta dan Masjid Pakualaman.
"Dua hewan kurban untuk masjid di Kauman dan Pakualaman, lainnya diserahkan ke masjid-masjid di kabupaten/kota," imbuhnya.
Sapi milik Prabowo Subianto yang dibagikan ke berbagai daerah, termasuk Jogja, merupakan bagian dari tradisi tahunan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha.
Sapi-sapi ini dibeli dan disumbangkan oleh Prabowo sebagai bentuk kepedulian sosial dan spiritual, serta sebagai simbol berbagi rezeki kepada masyarakat.
Tim khusus, termasuk staf dari Kementerian Pertahanan (karena Prabowo menjabat sebagai Menhan) dan perwakilan dari Istana, terlibat dalam proses ini.
Tujuannya adalah memastikan bahwa hewan yang dikurbankan memenuhi syarat sah secara syariat Islam dan standar kesehatan hewan.
Kriteria Pemilihan Sapi Kurban Prabowo
Berikut beberapa kriteria yang biasanya menjadi pertimbangan utama dalam memilih sapi kurban:
Baca Juga: 6 Juni 2025 Idul Adha Serentak, MUI DIY Ingatkan Soal Takbir Tertib dan Solidaritas Sosial
-Usia Sapi
Sapi harus berusia minimal dua tahun, karena ini merupakan syarat sah dalam ibadah kurban.
-Kesehatan Fisik
Sapi harus bebas dari cacat, seperti buta, pincang, kurus ekstrem, atau sakit.
Diperiksa oleh dokter hewan untuk memastikan tidak terjangkit penyakit zoonosis atau penyakit lain yang bisa menular ke manusia.
-Berat dan Kualitas Daging
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!