Sementara KRT Kusumanegara, Ketua Pelaksana Garebeg Besar 2025 menjelaskan pelaksanaan Garebeg Besar tahun agak berbeda.
Iring-iringan bregada prajurit dan enam gunungan tidak melintas Alun-alun Utara.
"Gunungan yang berada di Bangsal Pancaniti, Kamandungan Lor dibawa oleh Kanca Abang melalui Regol Brajanala-Sitihinggil Lor-Pagelaran-keluar lewat barat Pagelaran menuju Masjid Gedhe," jelasnya.
Gunungan selanjutnya dibagikan di Masjid Gedhe, Pura Pakualaman, Ndalem Mangkubumen, dan Kompleks Kepatihan.
Terdapat 10 Bregada Prajurit Keraton yang mengawal gunungan yakni Wirabraja, Dhaeng, Patangpuluh, Jagakarya, Prawiratama, Ketanggung, Mantrijero, Nyutra, Bugis, dan Surakarsa.
Bregada Bugis mengawal gunungan hingga Kepatihan. Sementara gunungan untuk Pura Pakualaman dikawal oleh Prajurit Pura Pakualaman yakni Dragunder dan Plangkir.
Selain itu, pada Garebeg Besar kali ini menampilkan rekonstruksi prajurit putri Langenastra yang menari tayungan menuruni Sitihinggil saat lampah macak. Posisinya berada di belakang barisan
Bregada Mantrijero.
"Tata cara ini mengacu pada pranatan adat lama, seperti masa kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono VII guna menjaga kesakralan dan kelancaran prosesi," tuturnya.
Prosesi ini juga menjunjung nilai cadhong, yaitu pembagian secara tertib dan tidak dirayah.
Baca Juga: Alun-alun Kidul Ditutup untuk Salat Id? Sultan Angkat Bicara
Namun lebih menekankan penghormatan terhadap simbol kesejahteraan dan berkah dari raja kepada rakyatnya.
"Pelaksanaan Garebeg Besar kali ini juga tidak bersamaan dengan pelaksanaan Salat Iduladha yang ditetapkan pemerintah pusat," imbuhnya.
Kegiatan budaya Grebeg Besar Jogja ini menjadi kegiatan yang ditunggu masyarakat Jogja.
Diyakini dalam kebudayaan yang sudah mengakar daging, keberkahan bisa didapat dari mengikuti kegiatan ini.
Membawa pulang hasil bumi dari gunungan yang dibuat menjadi alasan warga Jogja untuk mendapatkan keberkahan ke depannya.
Di sisi lain tak hanya menarik warga domestik, wisatawan mancanegara juga tertarik untuk mengikuti kegiatan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Sempat Tak Pasti, PSEL Akhirnya Dibangun di Jogja, 1.000 Ton Sampah Disulap Jadi Listrik Tiap Hari
-
GEMPAR Ramaikan Pasar Balangan, Kuatkan Pedagang Lepas dari Jerat Rentenir
-
BRI Catat 501 Juta Transaksi BRILink Agen Hingga Juni 2026
-
Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga