SuaraJogja.id - Generasi muda seperti pelajar dan mahasiswa rentan terseret budaya konsumtif yang tak terukur.
Berbagai kasus mahasiswa bahkan tak bisa menahan diri dan akhirnya berakhir dengan berhutang sana-sini.
Persoalan ini terjadi akibat budaya konsumtif itu sendiri yang dipicu tren gaya hidup dan media sosial.
"Tidak jarang membuat banyak anak muda terjebak dalam pola pengeluaran yang impulsif hanya demi terlihat tampil layak di mata orang lain," ujar praktisi keuangan, Dita disela diskusi finansial antar mahasiswa di Yogyakarta, Kamis (12/6/2025).
Menurut dia, salah satu tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini bukan sekadar bagaimana menghasilkan uang. Namun juga mengelolanya dengan tepat agar tidak mudah berhutang.
Terlebih membangun ketahanan finansial di tengah kondisi ekonomi yang kerap berubah saat ini merupakan satu hal yang wajib dilakukan.
Karenanya membangun kebiasaan keuangan yang sehat sejak dini, mulai dari hal-hal sederhana seperti mencatat pengeluaran, menabung rutin, hingga belajar menunda kesenangan sangat dibutuhkan,
"Ketahanan finansial bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil dari kedisiplinan yang dibentuk dalam keseharian. Mengelola pengeluaran dengan tepat bukan soal menahan diri berlebihan, tapi soal memilih dengan bijak. Kita harus berani berkata tidak pada hal yang belum perlu, dan tahu mana yang harus diprioritaskan," tandasnya.
Untuk membangun ketahanan finansial, lanjut dia, mahasiswa bisa menerapkan konsep 3F, yakni Fix, Fun, dan Future.
Fix adalah alokasi sekitar 50 persen dari penghasilan untuk kebutuhan pokok seperti makan, tempat tinggal, transportasi, dan cicilan.
Sementara Fun mencakup pengeluaran untuk hiburan, hobi, atau aktivitas yang menyenangkan. Namun tetap disarankan agar porsinya tidak melebihi 30 persen.
"Bagian terpenting adalah Future karena mahasiswa perlu mengalokasikan minimal 20 persen dari penghasilan yang ditujukan untuk masa depan. Ini mencakup dana darurat, tabungan jangka panjang, dan investasi," tandasnya.
Ia menambahkan, dalam dunia kerja yang makin kompetitif, kesiapan menghadapi tantangan profesional kini juga tidak cukup hanya dengan skill dan ijazah.
Baca Juga: Layanan Keuangan BRI Jangkau 88% Indonesia dan Mudahkan Kebutuhan Harian Masyarakat
Kemampuan mengelola keuangan pribadi kini menjadi bagian penting dari kriteria kesuksesan, terutama bagi generasi muda yang baru menapaki kariernya.
"Karenanya generasi muda, khususnya mahasiswa perlu aktif berjejaring dan mengembangkan keahlian digital. Selain itu peduli terhadap kesehatan finansial sejak dini," ujarnya.
Sementara praktisi keuangan lainnya, Ramadhan mengungkapkan tantangan yang dihadapi generasi muda saat memasuki dunia kerja di era digital cukup berat.
Ia melihat tidak sedikit fresh graduate yang mengalami kebingungan dan culture shock ketika harus beradaptasi dengan budaya profesional yang dinamis dan serba cepat.
"Perusahaan saat ini tidak hanya mencari lulusan yang cerdas secara akademis, tetapi juga individu yang mampu berpikir analitis, kreatif, serta memiliki daya tahan dan fleksibilitas tinggi. Kemampuan untuk agile, atau cepat beradaptasi terhadap perubahan, menjadi salah satu kompetensi utama yang kini sangat dibutuhkan oleh industri," imbuhnya.
Cara Mengatur Keuangan Secara Tepat
Buat Anggaran Bulanan
Tentukan pemasukan dan semua kebutuhan pengeluaran, seperti biaya makan, transportasi, tagihan, serta tabungan. Dengan membuat anggaran, Anda bisa memantau aliran uang dan menghindari pengeluaran berlebihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026