Sebelum tapa bisu dimulai, lanjutnya kegiatan diawali dengan pembacaan mocopat atau tembang-tembang Jawa penuh makna oleh para abdi dalem dan budayawan.
Meski berlangsung dalam kesunyian, Mubeng Beteng justru menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, wisatawan, bahkan generasi muda yang ingin mencari makna baru dalam tradisi lama.
"Laku diam ini menjadi ruang untuk melepaskan penat, memaafkan diri sendiri, dan menyambut tahun baru dengan hati yang bersih," tandasnya.
Sementara salah satu wisatawan asal Jakarta, Margareth mengungkapkan kekagumannya pada tradisi yang masih lestari ini. Jauh-jauh datang bersama keluarga, dia melihat Mubeng Beteng 1 Suro ini menandakan masih banyak masyarakat yang mau melestarikan tradisi adiluhung.
"Walaupun harus menunggu sampai tengah malam, melihat orang berjalan kaki sambil berdiam diri jadi pengalaman luar biasa yang tidak ada di tempat lain," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Diisukan Sakit dan Berobat ke Luar Negeri, Sri Sultan HB X: Saya Hanya Rutin Check Up
-
Mafia Tanah Kas Desa di DIY Menggila, Sultan HB X: Saya Sendiri yang Meminta Mereka Diproses Hukum!
-
Mengembalikan TNI ke Fungsi Pertahanan melalui Perspektif Hubungan Sipil-Militer Huntington
-
Yogyakarta untuk Indonesia: AVMS Indonesia Dirikan Yayasan untuk Lindungi Hak Model
-
Unik! Mahasiswa UGM Ciptakan Camilan untuk Bantu Cegah Gangguan Kecemasan