Sebelum tapa bisu dimulai, lanjutnya kegiatan diawali dengan pembacaan mocopat atau tembang-tembang Jawa penuh makna oleh para abdi dalem dan budayawan.
Meski berlangsung dalam kesunyian, Mubeng Beteng justru menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, wisatawan, bahkan generasi muda yang ingin mencari makna baru dalam tradisi lama.
"Laku diam ini menjadi ruang untuk melepaskan penat, memaafkan diri sendiri, dan menyambut tahun baru dengan hati yang bersih," tandasnya.
Sementara salah satu wisatawan asal Jakarta, Margareth mengungkapkan kekagumannya pada tradisi yang masih lestari ini. Jauh-jauh datang bersama keluarga, dia melihat Mubeng Beteng 1 Suro ini menandakan masih banyak masyarakat yang mau melestarikan tradisi adiluhung.
"Walaupun harus menunggu sampai tengah malam, melihat orang berjalan kaki sambil berdiam diri jadi pengalaman luar biasa yang tidak ada di tempat lain," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru