Muhammad Ilham Baktora
Senin, 07 Juli 2025 | 19:33 WIB
Kawasan TPK ABA 2 di Menara Kopi, Kotabaru yang sepi selama libur panjang sekolah, Senin (7/7/2025). [Kontributor/Putu]

Becak-becak yang masih beroperasi pun di kawasan itu pun, tambah Doni juga tidak mencukupi mengangkut wisatawan. Bahkan beberapa diantaranya terkendala teknis karena mengalami kerusakan.

"Dari pengunjung, keluhannya soal transportasi penghubung. Dari sini ke Malioboro itu jauh. Biasanya mereka pakai becak, tapi becaknya terbatas. Dari 14 anggota, yang aktif cuma 10,"jelasnya.

Inisiatif sementara dilakukan oleh jukir, yaitu mengarahkan pengunjung untuk jalan kaki melewati rute yang lebih pendek.

Pernah pula sekali waktu tim mengarahkan pengunjung naik Trans Jogja yang kebetulan melintas pagi-pagi.

"Kami arahkan jalan lurus saja, nggak usah muter lewat trotoar. Jadi bisa langsung tembus ke belakang Hotel Garuda. Itu lebih dekat, atau kita arahkan pengunjung naik Trans Jogja yang lewat," jelasnya.

Doni berharap pemerintah kota maupun propinsi bisa lebih aktif dalam mensosialisasikan lokasi baru kepada pelaku transportasi wisata dan wisatawan.

Ia menyebut masih banyak sopir Perusahaan Otobus (PO) yang tidak mengetahui bahwa lokasi TKP ABA lama sudah tak beroperasi.

"Harapannya dari pihak pariwisata bisa bantu beri informasi ke PO, ke sopir, ke wisatawan juga," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga: Relokasi Jukir dan Pedagang ke Menara Kopi Terancam Gagal: Izin Keraton Jogja Belum Turun

Load More