Garis imajiner itu bukan sekadar titik-titik di peta. Tapi menyangkut nilai historis, filosofis, hingga spiritualitas kota. Kalau mau diangkat, harus total, bukan hanya ditata fisiknya saja.
"Kajian perlu dilakukan, tidak berhenti di ruang seminar, tapi harus turun dalam bentuk tata ruang yang terintegrasi, rencana jangka panjang, hingga edukasi publik," ungkapnya.
Deni Dwi Cahyono, Kaprodi S2 Pariwisata Stipram menambahkan, ada kebingungan arah branding kepariwisataan Yogyakarta.
Menurutnya, jika Bali sudah kuat dengan wisata spiritual dan medis, maka kota ini harus segera menetapkan arah yang lebih spesifik.
"Jogja ini mau dibawa ke arah mana? Ada yang bilang garis imajiner, tapi belum ada penegasan sebenarnya yang termasuk garis itu apa saja. Bahkan makam Imogiri juga sempat dikaji sebagai bagian dari garis itu," paparnya.
Stipram sendiri, ikut terlibat dalam berbagai kajian kebijakan Pemda DIY, termasuk survei belanja wisatawan, persepsi pengunjung, hingga kajian penguatan identitas budaya.
"Tapi kembali lagi, yang paling krusial itu di implementasi. Apakah kebijakan itu dijalankan sesuai semangatnya atau tidak," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Ditertibkan demi Sumbu Filosofi, Kridosono Kini Bebas Reklame Raksasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026