Hasto mengimbau masyarakat tidak panik. Namun tetap waspada dan disiplin menjaga kebersihan lingkungan.
Sebab penularan leptospirosis banyak terjadi melalui genangan air yang terkontaminasi urin tikus, terutama saat musim hujan.
"Kalau tikus tidak bisa dikendalikan, akan sulit kita menghentikan penularan," ungkapnya.
Sebelumnya Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanah, mengungkapkan
leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira, yang disebarkan melalui urin hewan pengerat, terutama tikus.
Penyakit ini kerap muncul di lingkungan dengan sanitasi buruk dan tumpukan sampah.
Sebagian besar kasus ditemukan di wilayah permukiman padat dengan kondisi lingkungan yang kotor. Pemicunya jelas karena banyak lingkungan yang masih menyimpan sampah terbuka.
"Ini menjadi tempat ideal bagi tikus berkembang biak dan menyebarkan penyakit," paparnya.
Sebagai langkah konkret, pemkot akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait untuk membersihkan lingkungan, memasang perangkap tikus.
Selain itu mensosialisasikan bahaya leptospirosis secara masif.
Baca Juga: Gawat, Leptospirosis Renggut 7 Nyawa di Yogyakarta, KLB Segera Ditetapkan?
"Kami tingkatkan penyuluhan langsung, kampanye kebersihan, serta distribusi informasi lewat RT dan RW. Tujuannya agar pencegahan berjalan di tingkat rumah tangga," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa