Rilis kasus penembakan yang terjadi terhadap pedagang layang-layang di Mapolresta Kota Yogyakarta, Kamis (7/8/2025). [Hiskia/Suarajogja]
Pegawai Satpol PP
Diketahui DA merupakan seorang pegawai outsourcing di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja.
Hal itu dibenarkan Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat. Dia menyampaikan bahwa yang bersangkutan bertugas di Balai Kota Yogyakarta.
Selain itu, DA menempati posisi sebagai komandan regu alias danru di bidang pengamanan.
"Iya [outsourcing] ada danru pengamanan juga yang kita serahkan satu regu itu dari outsourcingnya," kata Octo.
Akibat perbuatannya, DA telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 serta Pasal 351 ayat 2 KUHP. Ancaman hukumannya pidana penjara 20 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat
-
Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi
-
Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC