SuaraJogja.id - Polisi mengamankan seorang pria berinisal K (59) usai diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap seorang bocah berumur 8 tahun di Kulon Progo.
Adapun pria itu tak lain merupakan ayah tiri dari korban.
Kanit Reskrim Polsek Galur, AKP Rahmat, menuturkan bahwa kasus bermula ketika pihaknya menerima laporan dari sekolah korban pada Kamis (24/7/2025) lalu.
Bermula ketika korban didapati dalam kondisi pucat dan berjalan pincang. Saat ditanya, korban mengaku sakit pada kemaluannya.
Guru yang curiga dengan kondisi si anak kemudian membawa ke tim medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Tim medis mengatakan bahwa itu ada dugaan pelecehan seksual karena di alat kelaminnya terdapat luka," kata Rahmat dikutip Minggu (10/8/2025).
Saat diajak bercerita, korban mengakui rasa sakit itu muncul saat bangun tidur pada Rabu (23/7/2025) malam.
Ketika itu, korban terbangun sudah dalam kondisi celana yang melorot dan lendir di sekitar alat kelaminnya.
Dari sederet keterangan itu, polisi lantas melakukan penyelidikan dan hasilnya mengarah kepada sosok ayah tiri korban.
Baca Juga: Sawah Kulon Progo Tergerus Tol: Petani Terancam, Ketahanan Pangan Dipertaruhkan?
"Informasi masyarakat kita gali dan kita putuskan bahwa pelaku diduga kuat melakukan aksi tersebut," ucapnya.
Kecurigaan itu menguat sebab korban memang hanya tinggal dengan sosok K tersebut. K diketahui telah ditinggal meninggal dunia oleh sang istri pada tahun lalu.
"Perlu diketahui bahwa korban adalah anak angkat. Namun demikian proses pengangkatannya tidak secara legal, tidak ada proses persidangan dan sebagainya. Kemudian bahwa korban sudah dipungut sejak umur 9 hari," ungkapnya.
"Ibu angkatnya [istri terduga pelaku] meninggal dunia setahun lalu. Jadi selama satu tahun itu antara korban dan pelaku sudah hidup bersama cuma dua orang itu," tambahnya.
Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait modus pelaku.
"Kami dasarnya adalah alat bukti yang diberikan oleh tim medis yaitu hasil visum. Kalau berapa kalinya kita belum tahu karena pelaku belum mengakui perbuatannya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
Terkini
-
Tak Sekadar Turnamen, Juara ANC Dibidik Masuk Jalur Pembinaan FFI hingga U-21
-
Proyek PSEL DIY Dikebut Akhir Tahun, Tapi Izin Belum Diajukan
-
Stem Cell Jadi Ladang Bisnis Kecantikan, Dokter Ingatkan Produk Ilegal dan Klaim Berlebihan
-
BRI dan KPK Perkuat Gerakan Antikorupsi melalui PELOPOR 2026
-
Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara