Sejumlah pekerja membangun Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Selatan Baru di JJLS Kelok 23, Bantul, Selasa (12/8/2025). (dok.Istimewa)
Anggaran Rp600 Juta untuk Pembangunan TPR Prototipe
Plt Kepala DPUPKP Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, menjelaskan bahwa pembangunan delapan TPR prototipe saat ini masih dalam tahap lelang dengan total anggaran Rp600 juta.
Masing-masing TPR akan dibangun dengan anggaran sekitar Rp50 juta, setara ukuran pos kamling tanpa fasilitas toilet atau kamar mandi, namun cukup untuk tempat berteduh petugas.
Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menegaskan bahwa pembangunan TPR baru merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan aturan larangan TPR melintang di Jalan Nasional.
"Kita harus memindahkan TPR dari Jalan Nasional. TPR hanya boleh berada di jalan kawasan wisata," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Rumah Eross Sheila On 7 Kemasukan Ular Kobra, Damkar Sleman Evakuasi Tengah Malam
-
Juknis Tak Jelas dan jadi Saudara Tiri KDMP, KKMP di Jogja Belum Rasakan Dukungan Pemerintah
-
Tiga Hari Penuh Warna, Miranda Color Corner Ramaikan JNM Bloc Yogyakarta
-
PRYAKKUM Luncurkan 2 Film Pendek & Buku Saku, Fokus pada Kesehatan Mental Remaja
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit