SuaraJogja.id - Kasus pengungkapan judi online (judol) yang dilakukan oleh Polda DIY yang diduga mengakali sistem tengah menjadi sorotan. Hal itu usai kelima pelaku yang ditangkap disebut beraksi hingga membuat bandar judi rugi.
Suara.com mencoba mendatangi lokasi yang diketahui sebagai lokasi lima pelaku judol itu beroperasi tepatnya di wilayah Pedukuhan Plumbon, Desa Banguntapan, Bantul.
Bangunan itu nyaris tak menarik perhatian. Terletak di ujung lorong sempit sebuah permukiman padat, rumah tampak seperti semi permanen yang berdinding triplek putih kusam berukuran sekitar 3x3 meter.
Pintu berwarna oranye kemerahan menyala menjadi satu-satunya titik mencolok dari bangunan itu.
Di sana tertempel tulisan 'staf only'.
Di sekitarnya, terdapat galon-galon plastik kosong, ember, dan kain jemuran menggantung di pohon.
Sekilas memang seperti rumah tinggal biasa.
Namun dari balik dinding sederhana itulah aktivitas ilegal berlangsung. Memang tidak ada garis polisi yang dipasang usai pengungkapan komplotan judi itu.
Jika dilihat dari luar, tidak ada aktivitas mencurigakan. Semua berlangsung senyap, tertutup, dan tersembunyi dari pandangan luar.
Baca Juga: Bandar Judi Online 'Dirugikan' Pelaku Judol di Bantul? Ini Penjelasan Polda DIY
Di seberang bangunan utama, lorong itu memperlihatkan kondisi lingkungan sekitar.
Cukup padat, sempit, dan penuh barang-barang rumah tangga.
Selain jemuran ada pula kandang burung, dan perabot rusak dibiarkan terbuka.
Lokasinya cukup jauh dari jalan utama, dan sekitar situ memang banyak rumah yang digunakan sebagai indekost.
Hal itu membuat bangunan di ujung permukiman tersebut nyaris luput dari pengawasan.
Ketua RT 11, Sutrisno, membenarkan bahwa bangunan tersebut merupakan rumah kontrakan di atas tanah kas desa yang disewa seorang warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning