SuaraJogja.id - Ratusan buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DIY, Jalan Malioboro, Rabu (27/8/2025) siang.
Massa membawa atribut serikat pekerja, spanduk tuntutan, hingga bendera besar bergambar bajak laut One Piece yang menjadi simbol perlawanan.
Kehadiran bendera bergambar karakter anime populer itu sontak menarik perhatian masyarakat dan wisatawan yang melintas di kawasan Malioboro.
Para buruh mengibarkan bendera tersebut sebagai simbol perjuangan kolektif, layaknya kru bajak laut yang solid melawan ketidakadilan.
Massa juga sempat melakukan teatrikal singkat yang menggambarkan'pembajakan hak buruh' oleh kebijakan yang dianggap merugikan pekerja.
Aksi diwarnai dengan yel-yel perjuangan, pembacaan puisi perlawanan dan simbol-simbol solidaritas yang ditunjukkan melalui bendera serta atribut serikat pekerja.
Unjuk rasa berlangsung tertib dengan penjagaan aparat kepolisian.
Lalu lintas di kawasan Malioboro sempat tersendat, namun situasi tetap terkendali.
Sekjen MPBI DIY, Irsyad Ade Irawan disela aksi menyampaikan enam tuntutan utama dalam aksi ini.
Baca Juga: Trans Jogja Terancam! Subsidi Dipangkas, Layanan Bisa Berkurang?
MPBI DIY juga menyoroti persoalan buruh di tingkat daerah.
Di antaranya kondisi pekerja di BUMD PT Tarumartani 1918. Buruh menilai pembahasan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) masih mandek dan struktur dan skala upah belum diterapkan sesuai aturan.
"Masih banyak pekerja yang merasakan ketidaknyamanan dalam menjalankan aktivitas kerja sehari-hari," ujarnya.
Irsyad menambahkan, perjuangan buruh tidak bisa dilepaskan dari situasi nasional maupun lokal.
Karenanya aksi kali ini merupakan bagian dari gelombang aksi nasional yang digelar serentak pada Kamis (28/8/2025) di berbagai daerah di Indonesia.
Namun di Yogyakarta, massa buruh memilih turun ke jalan lebih awal. Mereka ingin berperan dalam menyuarakan isu-isu lokal sekaligus menyuarakan aspirasi nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman