- Skandal Korupsi Dana Hibah Pariwisata akhirnya menemukan tersangka
- Kasus yang diselidiki Kejari Sleman sejak 2022 itu menetapkan Sri Purnomo sebagai tersangka
- Saat ini Kejari Sleman masih melakukan penyelidikan lebih lanjut
Ia juga tercatat sebagai salah satu tokoh yang membidani Partai Amanat Nasional (PAN) Sleman, dan masih aktif sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sleman.
Prestasi Pembangunan Selama Menjabat Bupati
Selama menjabat sebagai Bupati Sleman, Sri Purnomo fokus pada berbagai bidang pembangunan.
Salah satu pencapaian yang dicatat adalah pembangunan kantor baru bupati yang dikenal sebagai "Gedung Kaca" dan pembangunan gedung baru DPRD Sleman.
Kedua gedung ini diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata 2020
Nama Sri Purnomo terseret dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata tahun 2020 yang diusut oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman.
Dana hibah ini bersumber dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan disalurkan ke Kabupaten Sleman untuk membantu pelaku pariwisata yang terdampak pandemi COVID-19.
Kepala Kejari Sleman, Bambang Yunianto, menjelaskan bahwa Sri Purnomo telah diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini pada 11 Desember 2024.
Pemeriksaan dilakukan karena dana hibah tersebut disalurkan saat Sri Purnomo menjabat sebagai Bupati Sleman.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Mantan Bupati Sleman Sri Purnomo jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Putra Sri Purnomo, Raudi Akmal yang merupakan anggota DPRD Sleman, juga turut diperiksa sebagai saksi dalam kapasitas pribadinya.
Kejari Sleman mengestimasi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata ini mencapai sekitar Rp10 miliar.
Bambang Yunianto menyatakan bahwa penyidikan masih terus berjalan, dan jika ada penetapan tersangka, pihaknya akan merilis informasi tersebut secara resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo