- PSS menang di laga lawan Persipal Palu tapi beberapa pemain cedera
- Stadion Gawalise berada di lokasi yang tinggi
- Beberapa pemain bahkan kesulitan bernapas saat berada di lokasi pertandingan
SuaraJogja.id - Kemenangan meyakinkan PSS Sleman atas Persipal Palu dengan skor 3-0 di Stadion Gawalise, Minggu (5/10/2025), menyisakan catatan penting bagi tim pelatih.
Meski membawa pulang tiga poin, beberapa pemain PSS harus ditarik keluar karena mengalami cedera ringan selama pertandingan.
Pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, memastikan bahwa tak ada pemain yang mengalami cedera serius.
Namun, ia mengakui ada beberapa pemain yang sempat mengalami gangguan fisik akibat kondisi lapangan di Palu yang menantang.
"Kalau patah enggak ada, ya. Tapi kalau cedera, cedera ada beberapa pemain di situ," ungkap Ansyari.
Menurutnya, faktor geografis dan kondisi lapangan turut memengaruhi daya tahan pemain.
Stadion Gawalise yang berada di daerah dengan elevasi cukup tinggi membuat pemain harus beradaptasi dengan kadar oksigen yang lebih rendah dari biasanya.
"Ya, mungkin ini kan lapangannya tinggi, ya. Jadi, flow lapangannya lebih, jadi susah oksigennya agak sedikit susah," paparnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat para pemain kesulitan menjaga stamina sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Dominasi Total, PSS Sleman Bungkam Persipal di Kandang Lawan: Taktik Jitu Bawa 3 Poin Penuh
"Itu yang membuat pemain beradaptasinya mungkin kurang bisa ini, ya, kan harusnya banyak minum gitu, lho. Tapi kan tidak bisa di dalam lapangan, nggak bisa minum, nanti kartu kuning," ujarnya.
Ansyari bilang pihaknya akan segera melakukan evaluasi medis terhadap setiap pemain yang mengalami cedera.
Ia berharap semua pemain bisa segera pulih sebelum menghadapi laga berikutnya di Pegadaian Championship 2025/2026.
"Ya, jadi mudah-mudahan recovery nanti kita lihat apa analisa dari dokter," tandasnya.
Kemenangan di Palu ini sekaligus memperpanjang tren positif PSS Sleman yang terus tampil konsisten.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
"Nyaman Bersama Mandiri", Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan
-
Tiga Kampus Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Satgas Seharusnya Tak Sekadar Formalitas
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan