- Sejumlah kendala masih ditemui selama MBG berjalan di Kota Jogja
- Kurangnya SPPG juga menjadi salah satu faktor MBG tak berjalan mulus
- Selain itu regulasi dan juga biaya sewa menjadikan SPPG tak maksimal
SuaraJogja.id - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengakui jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya masih jauh dari target.
Dari total kebutuhan sekitar 42-43 dapur layanan Makan Bergizi Gratis (MBG), saat ini baru 14 yang beroperasi.
"Cakupan coverage di Kota Yogyakarta bahwa sekarang MBG yang jalan ada 14 [SPPG untuk] MBG, kemudian yang seharusnya nanti bisa mencapai 42-43," kata Hasto ditemui wartawan, Selasa (7/10/2025).
Kendati demikian, Hasto tetap optimistis Kota Yogyakarta dapat mencapai target untuk operasional SPPG tersebut.
"Saya kita di Kota Yogyakarta optimis kita akan mencapai target," imbuhnya.
SPPG Terkendala Lahan dan Biaya Sewa
Diungkapkan Hasto ada beberapa persoalan yang menyebabkan program MBG belum berlangsung maksimal.
"Semua sudah dipegang oleh beberapa orang perizinan itu dan tinggal realisasi dan sekarang ini yang sudah realisasi 14 [SPPG] ya. Kita dorong terus kita bantu agar yang lainnya cepat realisasi," ujarnya.
Termasuk soal masalah lahan dan biaya sewa untuk mendirikan SPPG.
Baca Juga: MBG Didera Isu Keracunan, Titiek Soeharto Minta 'Hukum' Dapur Nakal, Bukan Setop Program
"Hanya yang masalah lahan itu hal yang bisa dimaklumi bahwa di kota itu teman-teman yang mau mendirikan dapur itu cari lahan kan tidak gampang. Kedua setelah dapat lahan ternyata mahal, sewanya mahal, realistis kan, itu di kota itu," tuturnya.
Selain kendala lahan, regulasi juga menjadi tantangan tersendiri.
Hasto mengungkapkan bahwa keberadaan SPPG tidak boleh berada di luar kecamatan tempat program MBG berjalan.
"Karena aturannya harus ada di wilayah kecamatan yang bersangkutan, saya kira kalau seperti itu [SPPG di luar kota] harus minta izin ke MBG pusat kalau mengharuskan di luar," ungkapnya.
Meski menghadapi berbagai kendala teknis, Hasto menegaskan komitmen Pemkot Yogyakarta untuk terus memperluas cakupan program MBG.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh
-
BRI Peduli Perkuat Infrastruktur Desa di Cianjur, Jembatan Gantung Bantu Mobilitas 7.000 Warga
-
Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan
-
Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal
-
BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan