- Musisi Pamungkas menggelar konser mini Solitare di Jogja
- Konser ini menjadi salah satu proses pendewasaan Pamungkas sebagai seorang seniman tanah air
- Penonton ikut larut dengan lagu-lagu yang dibawakannya
SuaraJogja.id - Musisi Pamungkas sukses menghidupkan malam Yogyakarta lewat konser Mini Solitaire yang digelar di Jogja National Museum (JNM) Bloc, Minggu (12/10/2025).
Pertunjukan berdurasi dua setengah jam itu berlangsung hangat dan emosional.
Menghadirkan suasana intim antara sang musisi dan ratusan penggemarnya.
Sejak gerbang dibuka pukul 17.00 WIB, penonton langsung mulai memadati area JNM Bloc. Sorotan lampu dari atas panggung menambah nuansa dramatis saat Pamungkas akhirnya muncul.
Lagu One Bad Day membuka penampilan malam itu, disusul Modern Love dan Kenangan Manis yang langsung disambut paduan suara penonton.
Tak hanya dari depan panggung saja, penonton pun ikut mencari posisi terbaik dari balkon lantai dua dan tiga untuk menyaksikan sang idola.
Penonton muda-mudi tampak larut, menyanyikan setiap bait lagu seolah berbagi kenangan yang sama.
Di tengah penampilannya, Pamungkas berbagi refleksi pribadi yang menjadi latar lahirnya album Solitaire.
"Saya harus garis bawahi bahwa dibuatnya Solitaire adalah setelah kasus-kasus [tak senonoh]. Ada [penonton] yang ngasih HP, aku agak trauma, but it’s okay," kata Pamungkas santai disambut tawa ringan penggemarnya.
Baca Juga: ARTJOG 2025: Motif Amalan, Ketika Seni jadi Aksi Nyata untuk Lingkungan dan Sosial
"Setelah enam tahun terus-terusan berkarya dari 2018 sampai 2022–2023, sebagai manusia saya rasa ada kehidupan yang berubah banget, hatiku pun bergeser banget," imbuhnya.
Pamungkas melanjutkan bahwa masa jeda itu menjadi momen penting untuk kembali mengenali dirinya sendiri.
"Dibutuhkan waktu untuk lebih mawas diri, terlebih sebagai manusia. Karena niatku adalah selalu bikin musik dari tempat yang lebih bersih dan jujur," ucapnya disambut tepuk tangan penonton.
Ia menutup pengakuannya dengan nada optimistis,
"Jiwa, raga, cinta, waktu, energi saya 100 persen kembali lagi."
Lagu-lagu berikutnya seperti Still Can't Call Your Name, Purple Sigh, dan Trus Me With This (Mama) memperkuat suasana haru malam itu.
Sorot lampu dan nyanyian lembut penonton membuat konser terasa seperti ruang perenungan bersama.
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kecil dari tur Solitaire, namun dengan format yang lebih hangat dan personal.
Tiket dijual hanya seharga Rp99.000 melalui platform Artatix, dengan catatan bahwa harga tersebut tidak termasuk buku Solitaire yang sebelumnya dirilis oleh Pamungkas.
Adapun dalam unggahannya, Pamungkas telah menyiapkan sekitar 30 lagu dalam daftar penampilannya untuk konser dengan durasi sekitar dua setengah jam ini.
Sejumlah lagu populer seperti One Bad Day, Modern Love, Kenangan Manis, dan Still Can’t Call Your Name dipastikan akan dibawakan.
Selain itu, ada lagu-lagu lain seperti Purple Sigh, Riddle of the Night, dan Let Me Cry yang turut masuk dalam daftar.
Konser ini dipersembahkan oleh Hectic Creative bekerja sama dengan Artatix, JNM Bloc, dan Maspam Company Ltd.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial