- Musisi Pamungkas menggelar konser mini Solitare di Jogja
- Konser ini menjadi salah satu proses pendewasaan Pamungkas sebagai seorang seniman tanah air
- Penonton ikut larut dengan lagu-lagu yang dibawakannya
Sorot lampu dan nyanyian lembut penonton membuat konser terasa seperti ruang perenungan bersama.
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kecil dari tur Solitaire, namun dengan format yang lebih hangat dan personal.
Tiket dijual hanya seharga Rp99.000 melalui platform Artatix, dengan catatan bahwa harga tersebut tidak termasuk buku Solitaire yang sebelumnya dirilis oleh Pamungkas.
Adapun dalam unggahannya, Pamungkas telah menyiapkan sekitar 30 lagu dalam daftar penampilannya untuk konser dengan durasi sekitar dua setengah jam ini.
Sejumlah lagu populer seperti One Bad Day, Modern Love, Kenangan Manis, dan Still Can’t Call Your Name dipastikan akan dibawakan.
Selain itu, ada lagu-lagu lain seperti Purple Sigh, Riddle of the Night, dan Let Me Cry yang turut masuk dalam daftar.
Konser ini dipersembahkan oleh Hectic Creative bekerja sama dengan Artatix, JNM Bloc, dan Maspam Company Ltd.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat