Ilustrasi kebakaran di Jogja. [Ist]
Baca 10 detik
- Awal Oktober, kasus kebakaran di Yogyakarta naik drastis, sudah terjadi lima insiden.
- Penyebab dominan adalah korsleting listrik, terutama menimpa rumah warga dan kos-kosan.
- Damkarmat Yogyakarta tak hanya padamkan api, tapi juga tangani permintaan unik warga.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengapresiasi dedikasi Damkarmat. Ia menekankan pentingnya disiplin dan kesiapsiagaan sebagai kunci menghadapi peningkatan risiko ini.
"Harapan kami Damkarmat punya tindakan disiplin. Bagaimana bisa lebih peduli dalam bencana dan membantu masyarakat supaya merasa terlindungi dengan adanya Damkarmat," ucap Wawan.
Ia juga menambahkan pentingnya sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lembaga terkait lainnya agar penanganan bencana, khususnya kebakaran, dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
5 Tempat Ayam Goreng Legendaris di Jogja yang Wajib Masuk List Weekend Kamu
-
Malaysia Healthcare Expo 2025 Berlangsung di Yogyakarta, Hadirkan 14 Rumah Sakit Terkemuka
-
Film 'Siapa Dia' Momentum Transformasi LSF dari Lembaga Sensor Jadi Lembaga Klasifikasi Umur
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?